Istri Dirayu, Bacokan Parang Membabi Buta

Insiden berdarah mengguncang kawasan depan Kantor Pegadaian Kecamatan Rantau, Kabupaten Tapin, pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 11.00 Wita. Suasana yang awalnya ramai oleh aktivitas masyarakat mendadak berubah mencekam ketika sebuah perkelahian brutal pecah di tengah kerumunan. Seorang pria dikejar dan ditebas menggunakan sebilah parang oleh pelaku yang tampak kehilangan kendali.

Korban, yang diketahui warga dengan panggilan Jali Kribo, berlari menyusuri deretan pedagang untuk menyelamatkan diri. Namun upayanya terhenti saat ia tersandung dan jatuh. Dalam kondisi tak berdaya, pelaku berinisial GD justru semakin beringas. Serangan demi serangan menghujani tubuh korban, membuat warga sekitar memilih menjauh karena takut menjadi sasaran berikutnya. Bahkan seorang satpam yang tampak berada di tengah jalan tidak mampu mencegah aksi tersebut.

Rekaman amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan jelas betapa tegangnya situasi itu. Teriakan histeris terdengar, sementara orang-orang hanya bisa menyaksikan tanpa keberanian untuk mendekat. Hanya beberapa pedagang yang mencoba menjerit meminta pelaku berhenti, namun kondisi benar-benar tidak terkendali.

Beruntung, meski mengalami luka parah di bagian kepala, korban masih dalam keadaan hidup saat akhirnya dievakuasi menuju IGD RSUD Datu Sanggul. Petugas medis langsung memberikan penanganan darurat untuk menghentikan pendarahan dan menstabilkan kondisinya.

Sementara itu, pelaku GD berhasil diamankan polisi tak lama setelah kejadian. Menurut keterangan sejumlah warga, insiden itu dipicu dugaan bahwa korban telah merayu istri pelaku. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih mendalami motif sebenarnya dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan baik terhadap pelaku maupun saksi-saksi di lokasi.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan pribadi yang tak diselesaikan dengan kepala dingin dapat berujung pada tindakan kekerasan yang mengancam nyawa. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta aparat meningkatkan patroli di kawasan keramaian, terutama pada jam sibuk. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan dan meminta publik tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Komentar