ISRAEL MERASAKAN MALAM PALING MENGERIKAN

Lebih dari 100 orang terluka, 11 di antaranya luka serius, akibat serangan rudal Iran di kota-kota selatan Arad dan Dimona.

Semalam menjadi salah satu malam yang sangat gelap bagi Israel, beberapa wilayah Israel dihantam balistik Iran dengan dampak yang besar.

Di kota Arad, Balistik Iran menghancurkan 20 bangunan sekaligus setelah balistik yang membawa 500kg hulu ledak menghantam sasaran, jumlah korban jatuh di kota Arad sendiri 120 orang.

Serangan berlanjut ke Dimona, balistik Iran menghantam target dengan presisi, menghancurkan bangunan dan sekitar 30 korban jatuh. Dalam semalam saja, lebih 150 orang Israel jadi korban kaganasan balistik Iran.

Pejabat Israel mengatakan, serangan semalam adalah salah satu serangan paling mematikan bagi Israel, saya sendiri mencatat, sejak awal perang, ada 4 malam yang paling mematikan di Israel, dengan jumlah korban hampir 1200 orang, itu hitungan 4 malam paling kelam tersebut saja.

Tembusnya Balistik Iran ke situs nuklir Israel Dimona memiliki arti yang sangat strategis, situs Dimona dijaga super ketat oleh sistem pertahanan udara terbaik dan berlapis Israel. Tapi hasilnya tetap jebol.

Kalau Dimona saja bisa ditembus, maka wilayah wilayah lain di Israel saat ini ada dalam bahaya besar, ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa, sistem pertahanan udara Israel saat ini mengalami degradasi parah dan rontok.

Iran terus melakukan serangan step by step dengan rapi dan terukur dan dengan kesabaran yang luar biasa. Tidak mudah disiplin dalam perang jika sedang dalam kondisi dibawah tekanan yang besar seperti yang dialami Iran saat ini.

Tapi Iran bisa melakukan itu dengan disiplin, jika kita perhatikan serangan Iran dari hari ke hari, dari gelombang ke gelombang yang sekarang sudah memasuki gelombang ke 72. Iran melakukan dengan disiplin dan dengan perencanaan yang matang.

Begitu juga dengan penggunaan rudal rudal Iran, Iran semakin hari semakin variatif dalam serangan, rudal jenis baru seperti Balistik Hajj Qasim baru keluar dan baru dipergunakan. Ada step step yang dilakukan dengan rapi dan terukur.

Malam ini adalah pukulan keras yang diterima Israel, dan malam malam kedepan juga bukan hari hari yang akan mudah bagi Israel.

Anda bisa bayangkan, semua serangan mematikan yang dilakukan Iran saat ini itu ditengah koar koar Trump dan Netanyahu yang mengatakan bahwa sistem rudal Iran sudah lemah dan telah dihancurkan.

Semua pembuktian dari Iran ini termasuk menembus serangan ke titik paling dijaga ketat seperti di Dimona, dilakukan Iran ditengah retorika pemimpin militer AS bahwa balistik Iran sudah dilemahkan.

Iran terus memperlihatkan resilient dan memiliki daya tahan yang sangat kuat, di tengah kecamuk perang eksistensial yang sangat menentukan bagi bangsa Iran saat ini.

Dipukulnya Dimona dan serangan mematikan di kota Arad malam ini adalah kelanjutan prestasi Iran di Medan perang, setelah Iran sebelumnya berhasil menembak Jet Tempur AS paling canggih generasi kelima F35.

Jika kita melihat kondisi wilayah teluk saat ini yang kacau, kondisi Israel yang hancur parah, dan kondisi semua pangkalan militer AS yang hangus di seluruh timur tengah.

Maka kita akan paham satu hal: Iran saat ini sedang tidak memberikan pelajaran kepada AS dan Israel saja, tapi Iran sedang mengirim pesan tegas ke semua blok arogansi global secara keseluruhan.

(Tengku Zulkifli Usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar