Pertemuan bilateral yang seharusnya mempererat aliansi AS-Jepang malah berubah jadi momen memalukan. Di Oval Office, Presiden Donald Trump secara terbuka mengolok-olok trauma sejarah Jepang dengan lelucon tak sopan tentang Pearl Harbor.
Saat menjawab pertanyaan wartawan Jepang soal kenapa AS tak beri tahu sekutu termasuk Jepang sebelum serang Iran, Trump bilang AS butuh elemen kejutan. Lalu dia langsung lontarkan:
“Who knows better about surprise than Japan? Why didn’t you tell me about Pearl Harbor?”
(“Siapa yang lebih paham soal kejutan daripada Jepang? Kenapa kamu nggak bilang ke saya soal Pearl Harbor?”)
PM Sanae Takaichi terlihat kaku: mata melebar, napas tertahan, senyum lenyap seketika. Ruangan sempat tertawa, tapi suasana langsung hening. Banyak yang sebut ini penghinaan terbuka terhadap martabat Jepang, negara yang selama ini menahan diri demi aliansi dengan AS.
Reaksi di Jepang meledak:
“Ini bukan lelucon, ini pelecehan sejarah!”
“Trump perlakukan PM kami seperti lelucon murahan.”
“Kehormatan bangsa diinjak-injak di Gedung Putih!”
Diplomat internasional bilang ini bisa goyahkan kepercayaan Jepang ke AS. Trump mungkin anggap ini “gaya blak-blakan”, tapi bagi Jepang, ini pukulan telak pada harga diri sebuah negara yang pernah bangkit dari perang.
Trump tertawa, Jepang menelan ludah. Kehormatan hilang di depan kamera dunia.
(Sumber: Rekaman Oval Office 19 Maret 2026, liputan NYT, CNN, Guardian, NBC, dan reaksi netizen Jepang. Pendapat: Trump kelewatan batas!)







emang ga ada sopan2nya itu aki2 bajingan
gw udah bilang ini orang bule Amrik yg sarap
ada bagusnya donal bebek ngomong kek gitu, biar jepun mikir berkali-kali lipat lagi
gaya cowboy emang begitu