Perwira tinggi polisi berpangkat jenderal bintang satu baru-baru ini viral di media sosial.
Sosok tersebut adalah Brigjen Ade Ary Syam Indradi, Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri.
Brigjen Ade Ary disorot lantaran terekam memegang sebuah handphone yang sangat mirip dengan iPhone 17 Pro Max.
Video Ade Ary genggam hp yang tengah melakukan konferensi pers itu tiba-tiba ramai diperbincangkan di media sosial.
Ade Ary terlihat menggenggam handphone tersebut di atas mikrofon saat berbicara.
Perangkat yang diduga iPhone 17 Pro Max tersebut tampak memiliki warna oranye.
Sorotan netizen muncul karena iPhone 17 Pro Max diketahui belum resmi masuk ke pasar Indonesia.
Hal ini memicu spekulasi dan pertanyaan dari warganet.
“Padahal I-Phone 17 pro max belum resmi masuk ke indonesia.., kalah dealer resmi ah,” komentar seorang netizen.
Diketahui Iphone 17 Pro Max belum masuk ke Indonesia.
iPhone 17 Series akan rilis di Indonesia pada 17 Oktober.
iPhone 17 Pro Max diprediksi akan dijual di kisaran harga Rp19 juta hingga Rp32,8 juta saat tiba di Indonesia.
Meski belum masuk ke Indonesia, bukan berarti kalangan jetset Indonesia tidak bisa membeli gawai tersebut.
Pasalnya dari Youtube David Gadgetin yang kerap mereview gawai dijelaskan bahwa pembelian Iphone 17 Pro Max bisa dilakukan via jasa titip (jastip) di luar negeri.
Namun demikian harganya bisa dua kali lipat dari harga pasaran. Selain itu pajak dan bea masuk bisa mencapai Rp8,9 juta.
Misalnya saja untuk Iphone 17 Pro Max 256 GB apabila dibeli lewat jasa titip (Jastip) harganya bisa mencapai Rp30 juta di mana harga pasar Rp19,7 juta.
[VIDEO]






