ANALISIS EVOLUSI WAJAH “JOKO WIDODO” 1980-1985 DENGAN MODEL INTEGRATED CRANIOFASCIAL & FORENSIC AGE PROGRESSION ANALYSIS
Oleh Tifauzia Tyassuma
Neuroscience Behavior, Neuropolitika
Berdasarkan foto yang diakui sebagai foto Joko Widodo Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM Angkatan 1980, dengan foto ini ditempel pada lembar pendaftaran Klub Pecinta Alam FKT UGM Mapala Silvagama.
Dengan metode Integrated Craniofascial and Forensic Age Analysis maka saya membuat simulasi foto ini berdasarkan perubahan anatomi, biologi, dan morfologi yang menghasilkan proyeksi foto sebelah kanan.
Apa saja yang menyebabkan wajah seseorang berubah dalam lima tahun? Joko Widodo yang ini jika memang benar masuk UGM tahun 1980, dengan kelahiran 1961 maka usia saat itu adalah 19 tahun, secara fase biologi dari late adolescence (remaja dewasa) menuju usia 24 tahun, atau fase early adulthood (dewasa muda). Artinya dalam lima tahun masa pubertas akhir menuju fase maturase penuh hormon androgen.
Apa yang terjadi pada anatominya? Pada masa ini terjadi perubahan tulang wajah atau craniofacial remodelling, dimana mandibula atau rahang bawah memanjang ke depan, dengan gonial angle atau sudut rahang menjadi lebih tegas. Dampak wajah akan berubah dari oval lembut menjadi lebih maskulin dan terdefinisi. Zygoma atau tulang pipi akan sedikit lebih menonjol, midface menjadi lebih terangkat. Wajah terlihat lebih “berisi struktur”, bukan sekadar kurus. Menton atau dagu lebih protrusive (lebih maju), lebih tegas karena pertumbuhan tulang dan jaringan lunak di area dagu.
Dalam kurun waktu lima tahun hormon testosterone meningkat dengan efek terjadi penebalan tulang wajah, dan pembesaran otot masseter (otot kunyah).
Terjadi perubahan jaringan lunak sehingga lemak subkutan di pipi berkurang, dan wajah terlihat lebih “kering” dan tegas. Ekspresi berubah dari: remaja: netral/polos menjadi dewasa: lebih “berisi makna” (confidence / kontrol emosi).
Ekspresi neurologis menunjukkan tatapan mata lebih fokus akibat otot orbicularis oculi lebih aktif.
Secara neuroscience seseorang dalam lima tahun, Prefrontal cortex berkembang signifikan, kontrol emosi & sosial meningkat. Rambut tetap tebal akibat hormon androgen di puncak optimal.
Analisis yang saya lakukan bukan satu metode tunggal, tetapi gabungan beberapa pendekatan ilmiah yang biasa dipakai dalam forensik, biologi, dan antropologi, yaitu:
- Craniofacial Growth Analysis atau Analisis pertumbuhan tulang wajah
- Forensic Age Progression atau Rekonstruksi wajah berdasarkan pertambahan usia.Biasanya dipakai oleh: Kepolisian atau Ahli forensic, untuk memprediksi bagaimana wajah berubah dari waktu ke waktu.
- Biological Aging Analysis (Human Developmental Biology), kemudiah yang sangat penting 4. Morphological Facial Analysis atau Analisis bentuk dan struktur wajah), dan
- Neurofacial Expression Analysis atau Analisis ekspresi berbasis perkembangan neurologis, mencakup Perubahan ekspresi akibat kematangan otak.
(Penjelasan lebih lengkap pada buku saya berikutnya: JOKOWI’S DARK FILE).
Dengan paparan saya di atas, maka dengan melihat kedua foto ini, anda bisa menarik simpulan, jika wajah Joko Widodo Ketika “diterima” di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 adalah foto yang sebelah kiri, maka ketika dia “wisuda” 5 tahun kemudian, wajah yang akan tampil di foto adalah seperti pada foto sebelah ini. Bukannya wajah entah siapa dengan kacamata, bibir tebal, dan kumis dicomot sembarangan.
Sungguh, perkembangan ilmu dan teknologi Abad 21 mengakibatkan tak ada siapapun makhluk hidup bisa menyembunyikan kebohongan, melakukan rekayasa, manipulasi, apalagi dengan cara amatiran macam cara yang dilakukan Pasar Pramuka.







Asli tak diragukan lagi kalau si Jokodok itu penipu! Dan GOBLOKnya af alias aNTEK fUFUFAFA alias aNAK fUCK BabRun alias Babi guRun kok masiiihhh aja percaya dg makhluk itu ya?