

Foto ini berseliweran di X, diambil sekitar jam 10 pagi tadi, tanggal 15 Oktober 2026 (supaya Njenengan tahu ini bukan foto lama).
Masyarakat mendatangi gubernur Kalteng.
Dan warna agak kekuningan di foto ini bukanlah filter HP atau bikinan AI. Tapi asli, dan seperti inilah situasi Kalimatan Tengah yang sedang dilanda Bencana (seharusnya “Nasional”).
Hal ini sekalian membantah ocehan admin Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang menyebutkan bahwa “warga Kalimantan gak banyak protes”.
Warga X menyebut apa yang disampaikan admin Gerindra ini “tone deaf”, yaitu kiasan untuk menggambarkan ketidakpekaan, ketidakpedulian, atau kegagalan seseorang dalam memahami situasi.
Apakah ini mewakili presiden? Lihat sendiri video presiden ketika mengulas Karhutla, lah. Saya gak tega dengan warga Kalteng.








kata pemerintah : ah itu rame di medsos aja (sambil bayarin buzzer bkin berita bohong)
Ya memang semua anggota gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI adalah:
1. TONE DEAF
2. ASAL BACOT
3. GAK PUNYA AKAL
4. HOBI MAKANAN DAN PERBUATAN DOSA dan KEMAKSIATAN
Makanya mereka gak bisa berbuat baik dan benar‼️
Paham gak kau woiii ANONim (Akal Nol, Otak miNim) alias si QASAWAH al QOLB alias si HATI BATU PELAKU DOSA dan KEMAKSIATAN beserta anggotanya⁉️
Ngoahahaha…🤣😜😂😝
waktu nganggur Wowo ribut agar jd bencana nasional
sekarang gengsi di gedein
padahal sbentar lagi wowo akan mampus karna udah bau tanah tp tak sadar seakan2 hidupnya masih lama siksamu berat wo diakjerat
tapi kata salafi dajjal pemerintah selalu benar gak boleh protes, semoga Allah hancurkan salafi dan syiah
Giliran sudah di atas keenakan begitu diingatkan atau ditegur diminta tolong pertanggungjawabannya malah dianggap gangguan atau nyinyiran.
Kurang anjing gimana lagi coba.