Festival Musik Terbesar di Arab Saudi Akan Digelar 26–28 November 2026 di Riyadh

MDLBEAST resmi mengumumkan XP Music Futures 2026, konferensi dan festival musik terbesar di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), yang akan digelar 26–28 November 2026 di kawasan kreatif JAX District, Riyadh, Arab Saudi.

Acara terbagi dua: siang hari XP DAY menghadirkan ratusan pembicara dalam diskusi dan lokakarya — fokus utama tahun ini pemanfaatan AI dalam ekonomi kreatif serta aksi iklim. Malam harinya XP NITE menjadi panggung unjuk bakat bagi musisi terpilih dari seluruh kawasan.

Acara ini menandai dimulainya siklus program baru yang berfokus pada penguatan ekosistem musik di kawasan MENA. Pengumuman tanggal ini disampaikan bersamaan dengan informasi mengenai inisiatif-inisiatif utama tahun ini—yang semuanya akan berpuncak pada konferensi unggulan MDLBEAST Foundation tersebut—sementara informasi mengenai tiket akan menyusul kemudian.

Sebagai platform terdepan bagi pengembangan industri, MDLBEAST Foundation menghubungkan para seniman, profesional, dan insan kreatif melalui berbagai inisiatif yang mengutamakan pendidikan, peluang, dan pertumbuhan jangka panjang.

Inisiatif utama yang kembali hadir tahun ini meliputi XPERFORM, sebuah kompetisi bagi calon penyanyi yang menawarkan kesempatan untuk tampil di festival besar setelah melalui penilaian oleh panel ahli industri terkemuka di XP; serta XCHANGE, sebuah edisi pop-up keliling dari XP yang menghubungkan kancah musik lokal di berbagai kota di kawasan MENA.

Bersamaan dengan itu, HUNNA terus memperluas perannya dalam memajukan kiprah perempuan di dunia musik, sementara Hearful mengampanyekan kesehatan pendengaran di kalangan komunitas musik.

Secara kolektif, inisiatif-inisiatif ini terus mendorong keterlibatan yang kuat di seluruh kawasan. Pada tahun 2025, program-program ini berhasil menarik ribuan pendaftar, yang mencerminkan meningkatnya permintaan akan akses yang mudah untuk memasuki industri musik.

Fokus utama untuk tahun 2026 adalah fase berikutnya dari HUNNA, inisiatif XP yang didedikasikan untuk memajukan perempuan di dunia musik.

Program ini terus berkembang melalui kegiatan pendampingan (mentorship), pelatihan kepemimpinan, dan program komunitas, serta kini akan berevolusi dengan diperkenalkannya pusat edukasi yang dirancang untuk mendukung pengembangan jangka panjang. HUNNA juga akan diposisikan ulang sebagai platform advokasi yang bekerja lebih erat dengan para pemangku kepentingan industri untuk meningkatkan keseimbangan gender dalam berbagai acara dan organisasi, seiring dengan terus meningkatnya partisipasi perempuan di seluruh ekosistem XP.

“Di MDLBEAST Foundation, fokus kami tetap pada upaya mendukung komunitas dan mendorong pertumbuhan kancah musik kawasan ini dengan cara yang berkelanjutan dan inklusif. Membangun ekosistem musik yang kuat bukan sekadar hasil akhir; hal itu merupakan inti dari segala aktivitas kami dan menjadi pendorong utama langkah kami ke depan,” kata Nada Alhelabi, General Manager MDLBEAST Foundation, dalam rilis resminya.

MDLBEAST Foundation terus menunjukkan dampak nyata melalui platformnya, dengan peningkatan keterlibatan yang mencakup jumlah pendaftar, tingkat kehadiran, dan partisipasi komunitas sepanjang tahun; XP Music Futures sendiri menjadi acara utama di penghujung tahun yang terus menarik partisipasi serta kehadiran dari tingkat lokal, regional, maupun global.

Saat XP Music Futures kembali digelar pada bulan November ini, ajang tersebut semakin memperluas perannya sebagai platform untuk akses dan pengembangan industri, mendukung generasi talenta baru, serta berkontribusi pada ekosistem musik yang lebih inklusif dan terhubung secara global.

Edisi tahun ini juga akan mempererat hubungan dengan JAX District di Riyadh melalui fokus yang lebih besar pada pelibatan komunitas kreatif lokal, serta menghadirkan program yang lebih luas, termasuk berbagai lokakarya dan sesi yang berlangsung di luar jadwal utama konferensi.

Sumber: https://mdlbeast.com/newsroom/press-releases/mdlbeast-foundation-announces-november-26-28-as-2026-dates-for-its-flagship-confe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 komentar

  1. Ini, publikasi media jahanam syiah. Jangan tolol amat, Musik bukan Aqidah. Acara ini, kalau benar, terlokalisir, hanya di area tertentu, dan sangat diseleksi, utk kebutuhan Ekspatriat. Kamu perlu tahu, di Arab Saudi, tdk spt di negeri majusi syiah rafidhah (non muslim) Iran, Tidak ada sama sekali ritual, baik individu maupun kelompok, yg berani menghujat Sahabat dan Istri Nabi, tidak ada kitab² yg beredar, yg isinya hujatan thd Sahabat dan Istri Nabi, tdk qda ritual² bejat, spt di Iran. Musik, benar perbuatan dosa, banyak ulama Arab Saudi yg menentang, tapi ada perbaikan cara penyelengraannya.

    Bacaan yg paling mengerikan, merusak jiwa, melebihi pornografi dan video pendek, yaitu medsos (FB, Ig, video), milik Ajam Ashkenazi Syiah. Isinya, caci maki dan hujatan thd manusia yg kita muliakan, yg berjasa besar atas tersusunnya Al Qur’an yg kita baca saat ini, tiga Sahabat Nabi utama dan Aisyah binti Abu Bakar RA, yg paling sadis thd Muawiyah RA. Bahkan ada tudingan, Al Qur’an di tahrif (tdk otentik). Mereka sdh teridentifikasi. Benar² licik dan bersiasat dalam mengambil referensi Suni. DI counterpun percuma, sanggahan baliknya, membuat emosi. Mereka benar² jahanam dan bejat, semoga Allah binasakan mereka.

    Tdk usah terlalu Njlimet pertimbangannya, di Akherat, mana yg lebih selamat, membela (ghirah), Arab Saudi dg konstitusinya Al Qur’an dan Hadits, negeri memuliakan Sahabat Nabi (tempat Al Haramain, turunnya wahyu, timeline sirah Nabawiyah dan Shahabi) VS negeri rafidhah Iran dimana konstitusinya rafidhah Imamiyah itsna Asyariyah, negeri banyak ritual² penghujatan thd Sahabat Nabi, negeri banyak beredar kitab² yg menyerang Islam? Pertanyaan ini, sdh diajukan ke anak balita, mudahan jawabannya similar.

    1. Pendiri bangsa yang kau puja tersebut berasal dari Najd. Najd adalah daerah yang disebut Rasulullah صل لله عليه وسلم terbitnya tanduk shetan. Jangan terlalu berlebihan memuja bangsa itu. Coba hitung, berapa banyak ‘ulama yang berasal dari Najd? Bandingkan dengan daerah lain, mitsalnya Iraq…

      1. silahkan debat di FB sy, atau di FB kamu, terkait Fitnah masyriq (tanduk setan), Najd. kalau disini, hilang tak berbekas. kalau hujah sy bathil, demi Allah, penggal kepala sy. kalau di FB, jadi bukti otentik, trk bisa lari, banyak yg baca. sy sdh sering debat, dg jahanam² syiah ajam ashkrnazi dan aswaja keblinger. atau kalau anda takut, search aja bahasan diatas di FB sy. berani ? kalau ngeles, pake rok aja.. nama lu aja palsu, warna hitam.

        1. @ali bacrot, mamak kau bawa ke sana nanti pake kutang sm beha joget2x sama Si anjing As Syaikh al Turki biar disawer pulang bisa dikawin kontrak, manrab kan ? wkwkwkwwkwk… goblog, pake ngeles lokalisasi kayak lonte aza pake lokalisasi, dasar wahaboy goblog

          1. si Komeini ngewe sama anak bayi… di habitat syiah, banyak bapak ngewe sama anak gadisnya.. ngga percaya ? lu baca siapa Ali Sistani, biksu Irak, ngga jelas siapa bapakya. di habitat syiah, gara² mutah, didalam keluarga, banyak yg saling embat, karna waktu ngewe ngga ketahuan.. ini bejatnya syiah

          2. ibulu gw dengar gahab (wts) , suka mutah, banyak diembat bbrp laki², benar gak ? dari krlakuan lu kelihatan, lu lahit dari berbagai jenis laki².. syiah memang spt itu, SALOME…

    2. lu bilang “Arab Saudi dg konstitusinya Al Qur’an dan Hadits, negeri memuliakan Sahabat Nabi”,,,,,,,

      dan lu bilang “Musik, benar perbuatan dosa, banyak ulama Arab Saudi yg menentang”,,,

      tapi di sisi lain lu bilang “Acara ini, kalau benar, terlokalisir, dan sangat diseleksi”,,,

      lu pikir konstitusi “Al-Qur’an dan Sunnah” itu hanya untuk daerah atau wilayah tertentu, sementara di wilayah lain tidak berlaku…!!??

      seenaknya aja lu bikin aturan (ngangkangin Al-Qur’an dan Sunnah) cuman buat belain penguasa zalim bani suud…

      tobat, Djrie, tobaaat…..!!!

      lu pikir lu lebih selamat di Akhirat daripada syiah yg lu laknat itu…!!?

      ada ancaman lain di Al-Qur’an dan Hadits selain ancaman Allah bagi pencela sahabat Nabi,,,,

      “Dengarkanlah! Apakah kalian telah mendengar bahwa sepeninggalku nanti akan ada pemimpin-pemimpin? Barangsiapa yang mendatangi mereka, lalu membenarkan kedustaan mereka dan menolong kezaliman mereka, maka ia bukan golonganku dan aku bukan golongannya, dan ia tidak akan mendatangi telagaku.” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Hakim)

      1. goblog, Syiah bukan Islam. puluhan Ulama Salaf menyatakan Syiah bukan Islam !! jangan kaitkan syiah dg Al Qur’an Hadits. syiah ngga punya kitab suci, mushaf Fathimah lu pake aja, nanti waktu Imam Mahdi lu turun, sekarang lu pake aja kho ping ho. hadits ? syiah ngga punya hadits, adanya stensilan, cerita bokep… lu mau bandingkan dg Sausi, ya beda lol. Iran, di konstitusinya tertulis, ushul dien Syiah Imamiyah 12 (lu baca jangan bacot aja), disitu tercantum, boleh ngewe dg waktu terbatas, kalau habis diembat hamil, si perempuan pelihara tuh bayi… nanti si bayi gede, ada yg embat lagi (mutah), ternyata bapaknya… syiah agama embatan.. jorok ah

  2. Kalau ada yang coba membungkar kejahatan saudi walaupun kejahatan tersebut sudah jelas terlihat, biasanya langsung dibalas otak primitif pemujanya dengan umpatan – dasar syiah laknatullah, pelaku mut’ah, takiyah, ahlul bidah, penyembah kubur, plus semua umpatan warisan dari keluarganya pada keluar. ayo kita debat dasar bahlul, baca FB ana (padahal FB dia isinya full sampah).