“Jika Tidak Ingin Anak Indonesia Kelaparan, Buat Ekonomi Orang tuanya Jadi Lebih Baik, Ciptakan lapangan kerja Bukan Dengan MBG.”
Kutipan tersebut merupakan pernyataan kritis dari Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI 2026, yang menyoroti akar permasalahan kemiskinan dan kelaparan anak di Indonesia terkait program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menyelesaikan Akar Masalah: Fathimah berargumen bahwa program makanan gratis hanya menyelesaikan akibat jangka pendek (anak lapar langsung diberi makan). Masalah mendasar terletak pada ketidakmampuan ekonomi orang tua dalam menyediakan pangan secara mandiri.
Kemandirian Ekonomi: Jika pemerintah fokus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan meningkatkan daya beli keluarga, orang tua secara otomatis mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka tanpa ketergantungan pada bantuan negara.
Diversifikasi Kebutuhan: Selain pangan, BEM UI juga menekankan bahwa peningkatan akses pendidikan (seperti pembebasan UKT), layanan kesehatan, dan infrastruktur dasar jauh lebih berkelanjutan demi masa depan anak-anak.








YAA… IN SYAA ALLAH BETUL SIH… CUMAN KALAU DI KONOHA, IMPLEMENTASINYA SUSAH. BANYAK KORUPSI DAN ASAL ADA PROYEK… SEKALI LAGI… ASAL ADA PROYEK. KARENA PROYEK APAPUN JADI SARANG BANCAKAN
SIMPLE AJA:
MURAHKAN SEMUA HARGA² & BIAYA HIDUP & PENDIDIKAN KBUTUHAN POKOK SETIAP WARGA! JGN DIKAPITALISASI! MAKA BISA MEMBANTU & AKAN MENINGKATKAN KSEJTERAAN RAKYAT!
HANYA DALAM SISTEM ISLAM & SDM² YG AMANAH LAH SEMUA ITU BISA TEERWUJUD!
SISTEM KAPITALIS SDH TEEBUKTI UTK KSEKIAN RATUS × NYA SEMAKIN MENYENGSARAKAN RAKYAT SECARA UMUM..
PROYEK JANGKA PANJANG REZIM : menarik simpati rakyat dungu untuk kepentingan memenangkan pilpres 2029.
Percuma kita, Rakyat Indonesia bayarin mereka dg pajak. Nggak ada kerjaan cuma omon2 dan tepuk tangan tiap hari.
pemerintahannya tolol akut tak bisa menciptakan lapker tapi menciptakan lapangan keracunan
lapangan penganggutan