Pegiat media sosial sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma, atau dikenal sebagai Dokter Tifa, melalui akun X pribadinya, @DokterTifa, menyoroti Jokowi yang disebutnya menyiapkan dana “tak terbatas” untuk menghadapi perkara ijazah.
Ia bahkan menyinggung bahwa dana yang dikeluarkan untuk perkara ini bisa mencapai ratusan triliun rupiah.
Menurutnya, langkah itu kurang tepat dan justru seharusnya dialihkan untuk keperluan kesehatan.
“Saran saya kepada Pak Jokowi,
Daripada menghabiskan dana ratusan triliun demi membiayai kasus ijazah, yang sudah selesai secara ilmiah, dan yang sulit untuk dibantah validitasnya
Lebih baik dana tersebut digunakan untuk pengobatan Autoimun sistemik yang saya prognosis secara at Distance akan makin memburuk dan tidak akan tuntas menggunakan pengobatan konvensional di dalam negeri,” tulis Dokter Tifa.
Ia menyarankan Jokowi agar menjalani pengobatan medis secara serius dan meninjau rumah sakit di luar negeri yang memiliki teknologi dan tenaga medis canggih.
“Saya sudah searching hospital yang memiliki dokter dan medikasi teknologi super canggih tentang penyakit autoimun,” tulisnya, menambahkan bahwa pengobatan konvensional di dalam negeri dianggapnya tidak cukup.
Selain itu, Dokter Tifa meminta Jokowi tidak lagi terlalu memikirkan polemik ijazah dan membiarkan urusan tersebut diurus pihak lain, termasuk Roy Suryo dan rekan-rekannya.
Ia juga menyinggung riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menyarankan agar Jokowi menjalani masa pemulihan di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Kanada, atau Jerman, untuk fokus pada kesehatan tanpa tekanan politik.
“Bapak Jokowi fokus pengobatan saja, dan menjalani masa pemulihan yang tenang,” tulisnya.








Komentar