Sepekan setelah lebaran, dokter Tifa benar-benar tampil melalui konferensi pers resmi bahwa dia bersama Roy Suryo dan para tersangka lainnya, tetap konsisten melanjutkan perjuangan menemukan kebenaran tentang keaslian ijazah Jokowi.
Tidak benar dia mengikuti langkah Rismon yang mengajukan Restorative Justice (RJ) pada Jokowi dan bertandang ke Solo. Justru pihak Jokowi-lah melalui kuasa hukumnya, yang terang-terangan membujuk untuk mengajukan RJ dan datang ke Solo.
Sebetulnya, sebelumnya, sudah disampaikan juga lewat akun pribadi Dokter Tifa, bahwa dia tetap konsisten untuk melanjutkan perjuangan menemukan kebenaran keaslian ijazah Jokowi. Tapi selalu saja ada yang menganggap itu setengah hati atau belum bulat.
Bahkan, rumor dirinya (dokter Tifa) mengajukan RJ mengikuti langkah Rismon terus saja beredar. Dan mengerucut pada rumor lain, bahwa hanya satu orang yang tak dimaafkan Jokowi, yakni Roy Suryo. Artinya, dokter Tifa sudah menjadi bagian dari mereka.
Ditambah pula rumor dirinya (dokter Tifa) dan Roy Suryo menerima uang dari Puan Maharani dan AHY sebanyak 50 Miliar. Rumor ini konon dari rekaman suara Rismon. Rismon berbalik arah kepada Jokowi salah satunya karena masalah ini. Ditunggangi politik.
Dokter Tifa tegas membantah rumor uang sebesar 50 miliar itu. Dan belakangan, pihak Puan Maharani dan AHY juga membantahnya dan sedang berupaya menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang sengaja menyebarkan rumor keterlibatan mereka.
Justru yang menghilang dan tak lagi bersuara, malah Rismon sendiri. Mestinya Rismon bersuara mengklarifikasi rumor yang mencatut namanya itu. Tapi setelah video ia merendahkan Roy Suryo itu, Rismon tak pernah lagi muncul sampai sekarang.
Rismon memang terkesan mendayung di antara dua karang tajam dan sendirian pula. permintaan RJ memang sudah dikabulkan Jokowi, tapi SP3-nya dari polisi belum juga terbit. Sementara kasus dugaan ijazah S2 dan S3 palsunya, tak juga berhenti diusut. Bahkan, hingga diusut ke Jepang.
Agaknya para pendukung Jokowi tak semua pula yang bisa menerima kehadiran seorang Rismon. Mereka tetap melanjutkan kasus ijazah S2 S3 Rismon. Pada saat yang bersamaan, nama Rismon dicatut untuk mengganggu solidas kubu Roy Suryo terkait uang 50 miliar dan keterlibatan Puan dan AHY.
Dan celakanya, Rismon hanya bisa diam diri saja dan tak bersuara apa-apa lagi.
Tragis sekali akhir seorang Rismon.
(ERIZAL)






