Buzzer Saudi bilang…
Alasan Saudi serang Yaman adalah faktor keamanan. Saudi tidak mau terancam keamanannya jika berbatasan dengan negara yang dikuasai Syiah.
Kalau gitu kenapa tidak menyerang Irak? Irak berbatasan langsung lho dengan Saudi dan saat ini dikuasai pejabat pemerintahan yang Syiah. Ya karena meski Syiah, pejabat Irak membangun sikap kompromi dengan AS.
Belum lagi provinsi Timur Saudi itu mayoritas Syiah. Dari seluruh populasi Saudi ada 15-20% yang Syiah. Dan 15% ini tinggalnya di provinsi Timur. Kenapa Syiah ini dibiarkan? Apalagi Iran, yang sering disebut negara pawangnya Syiah… Mengapa Saudi tidak menyerang saja langsung ke pusatnya kalau memang kekhawatirannya pada Syiah?
Jawabannya… Karena memang bukan Syiah yang menjadi alasan utama… Itu hanya kamuflase saja supaya Saudi terkesan menjaga dan menjadi pembela Sunni…. Supaya terkesan yang dipertahankan Saudi adalah kemurnian ajaran Islam yang terancam oleh ekspansi Syiah… Karena itu isu Sunni-Syiah dibawa-bawa untuk menyulut emosional umat Islam Sunni seluruh dunia untuk berpihak pada Saudi.
Alasan utamanya, semua negara di kawasan harus pro Saudi dan masuk dalam poros AS. Itu saja. (Ismail Amin)
POPULASI SYIAH DI ARAB SAUDI
Komunitas Syiah di Arab Saudi diperkirakan mencakup sekitar 10% hingga 15% dari total warga negara asli (atau sekitar 2 hingga 3 juta orang), yang mayoritas tinggal di wilayah Provinsi Timur (Eastern Province).
Berikut adalah fakta-fakta penting mengenai komunitas Syiah di Arab Saudi:
- Provinsi Timur (Eastern Province/Al-Sharqiyyah) – Ini adalah wilayah dengan konsentrasi dan populasi Syiah terbesar di Arab Saudi (mencapai sekitar 33% di wilayah tersebut). Kota-kota utamanya meliputi:
- Qatif (Al-Qatif) – Kota dengan konsentrasi penduduk Syiah yang sangat tinggi.
- Al-Ahsa (Al-Hasa / Al-Hufuf) – Wilayah oasis besar yang memiliki populasi Syiah yang signifikan.
- Dammam dan Al-Khubar – Kota-kota pesisir tempat sebagian warga Syiah bermukim.
- Najran – Wilayah di bagian selatan Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yaman. Wilayah ini dihuni oleh komunitas Syiah Ismaili (khususnya kelompok Sulaymani Ismaili), di mana mereka merupakan bagian besar dari populasi lokal di daerah tersebut.








ARTIKEL GAK MUTU… IRAQ KAN GAK NYERANG SAUDI.. SYI’AH KAFIR LAGI KEBINGUNGAN
Irak gak nyerang Saudi karena Saudi gak nyerang (bikin rusuh dengan nembak pesawat Iran) duluan,,,,,
Buzzer Suudi ASu TOLOL lagi kebingungan…..
L.O.L
Bani saud dan salafy memang tameng Yahudi dan Nasrani di timur tengah….seharusnya Yahudi dan Nasrani di usir dari jazirah arab..dalilnya jelas..
Tak ada perintah quran dan sunnah memerangi syiah ..cb tunjukkan dalilnya…
nah kalo iini buzzernya Syiah Iran Majusi
Apa yg diharapkan oleh bajingan tolol pemuja sekte?
*REZIM BANI SA’UD MENUNJUKAN LOYALITAS SEBAGAI PEMUJA DUA SETAN (AMERIKA & ISRAEL), BERLINDUNG DIBALIK TOPENG PELAYAN DUA KOTA SUCI (MEKKAH & MADINAH)*
Oleh : *Ahmad Khozinudin*
Sastrawan Politik
Perang Iran vs Amerika & Zionis Israel, bukan hanya mengungkap klaim kosong AS sebagai negara adidaya. Serangan rudal dan drone Iran terhadap sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, membuktikan bahwa Amerika bukanlah negara adidaya melainkan hanya seonggok negara tak berdaya.
Jangankan meneguhkan klaim sebagai payung keamanan kawasan, yang berdiri diatas tanah kaum muslimin, yang diserahkan kedaulatan wilayahnya oleh para penguasa antek untuk pangkalan militer AS (Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania dan Irak), bahkan kekuatan militer Amerika saat ini tak mampu memberikan perlindungan bagi keamanan dan kepentingan nasional Amerika sendiri di kawasan.
Seluruh pangkalan militer Amerika di Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, dan Irak, luluh lantak oleh serangan drone dan rudal Iran. *Sistem pertanahan rudal THAAD Amerika dan Iron Dome kebanggaan Israel, sangat mudah diterobos drone dan rudal rudal Iran, seperti guyuran hujan deras yang dengan mudah melewati jaring gawang sepak bola.*
Disisi lain, perang Iran vs AS dan Israel juga mengungkap kebobrokan dan pengkhianatan para penguasa di kawasan, khususnya rezim Bani Sa’ud (Kerajaan Arab Saudi). *Arab Saudi, yang tidak pernah menembakkan satupun peluru ke wilayah Israel untuk membela kesucian al Quds dan darah saudara muslim di Palestina, justru aktif memerangi saudara muslim di Yaman dengan dalih memerangi Syi’ah Houthi.*
Sentimen Sunni Syiah yang jadi alat propaganda Amerika untuk melakukan pecah celah dunia Islam, justru gencar dijajakan Arab Saudi. *Arab Saudi, bersama koalisi Wahabi berbaju Salafi, terus mendengungkan kontra Syi’ah namun tak ada sepatah katapun ujaran perlawanan mereka pada Amerika & Zionis Israel.*
Alih-alih membebaskan Palestina sebagaimana yang dilakukan Khalifah Umar RA dan Sholahuddin Al Ayyubi, *koalisi Wahabi Saudi justru meminta rakyat Palestina menyerahkan tanah Asy Syam, lalu hijrah (baca: minggat) entah kemana. Tak ada satupun seruan jihad untuk melawan Zionis Israel dan Amerika, yang keluar dari mulut penguasa arab dan para ulama Wahabi berbaju Salafi penyembah Raja Arab.*
Kini, Saudi Arabia membentuk koalisi militer bukan untuk melawan Amerika dan Zionis. Koalisi ini, justru dibentuk untuk menyerang Saudara Muslim di Yaman. Lagi-lagi, dengan dalih Syi’ah Houthi.
Wahai kaum muslimin !
Kalian diikat dengan akidah Islam, bukan sentimen mahzab atau ta’ashub pada bangsa ! Bukan karena Sunni atau Syi’ah!
Kalian diikat dengan akidah Islam, dan kalian dimuliakan karena Islam. Bukan karena kebangsaan.
Dahulu, orang Arab dimuliakan dengan Islam. Sejumlah periode Kekhilafahan Islam dikuasai oleh bangsa Arab.
Dahulu, orang Turki dimuliakan dengan Islam. Sejumlah periode kekhilafahan Islam dikuasai oleh bangsa Turki.
Hari ini, para penguasa baik bangsa Arab maupun Turki telah menelantarkan Islam. Mereka menghinakan diri, tunduk pada Amerika dan Israel. Mereka, rela melihat darah kaum muslimin, baik di Palestina maupun di Yaman, termasuk di Iran, ditumpahkan oleh Amerika dan Israel.
Dan kini…
Mereka berkoalisi aktif untuk ikut menumpahkan darah saudara Muslim di Yaman dan Iran. Mereka membentuk koalisi, untuk menjalankan agenda Amerika, berperang sesama umat Islam.
Wahai umat Islam!
Wahai kaum Sunni !
Dimana kemuliaan kalian !
Dimana persatuan kalian!
Rezim Arab Saudi tidak menjaga dua kota suci, melainkan hanya mengelolanya demi devisa. Pelayan dua kota suci hanyalah topeng, karena hakekatnya rezim Arab Saudi adalah pelayan dua setan, yakni setan Amerika dan Israel.
Wahai umat Islam!
Wahai kaum Sunni !
Jika kalian tidak segera menegakkan Khilafah, dan menyatukan kaum muslimin dibawah panji Islam, maka kami akan ridlo dipimpin saudara Muslim Syi’ah, jika mereka lebih dulu menegakkan Khilafah. Kami akan membai’at taat, kepada siapapun yang komitmen menegakan kitabullah dan Sunnah Rasulullah. Kami bersaudara, kepada saudara Muslim yang mengambil agama ini dari para sahabat, maupun mereka yang mengambil agama ini dari kelangan ahlul bait.
Ya Allah, persatukanlah umat ini, tolonglah kami untuk menegakkan Khilafah. Khilafah, yang akan menjadi perisai bagi seluruh umat Islam, yang menerapkan Islam secara kaffah dan mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru alam. Allahu Akbar ! [].
tulisan ahmad khozinudin ini lebih punya mutu daripada punyanya simail amin
@anonim, dimana rupanya letak perbedaanya, wahaboy ? bukankah keduanya sama2x menelanjangi al saud al tololi dan wahaboy tololi sampe kelihatan itilnya ?
Syiah laknatullah taqiah tukang adu domba Sunni, urus aja negeri mu Iran
Syiah biar urus saja karbala, iran.
saya suka lihat komenya buzzer bani saud…kaya cacing kepanasan…menggelepar…gelepar……hanya untuk menjilat bani saud….INGAT YA….membela Bani saud tidak sama dengan membela Islam
kalo aku liat syiah suka komennya menggelepar, blingsatan, keluar dari mulut kotornya, sumpah serapah makian, cacian bahkan laknat. Astaghfirullah. agama macam apa pula syiah ini. makian kok dianggap ibadah
hai kawan…gak usahlah terus terusan membawa bawa Syiah,biarlah urusan méreka dng Allah,kita tdk membenci arab Saudi,kami hanya muak dng kemunafikan rezim Saud yg bajingan ini,tdk pula perlu terlalu kalian bela itu rezim brengsek tsb,belalah Islam dan kaum muslimin wahai kawan!
Saking bencinya Syiah kepada Abu Bakr, mereka menuduh beliau sujud di atas berhala. Dalam al-Anwar an-Un’maniyah dinyatakan,
فإنه قد روي في الأخبار الخاصة أن أبا بكر كان يصلي خلف رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم والصنم معلق في عنقه، وسجوده له
Diriwayatkan dalam berita-berita khusus, bahwa Abu Bakr shalat menjadi makmum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara ada berhala kecil yang dikalungkan di lehernya. Dan Abu Bakr sujud ke berhala itu. (al-Anwar an-Un’maniyah, 1/53).
wahabrot dikit2 syiah. Gue tau itu mereka sesat, tapi kalian tutup mata lihat rezim kerajaan 👑 Saudi yang korup dan diktator jadi pembantu kafir harbi Amerika Serikat & Israel
tulisan orang tolol….
KENAPA MENYERANG HOUTHI DAN TIDAK MEMERANGI IRAK KALAU ALASANNYA SYIAH?
Banyak pembenci Saudi membuat narasi yang menyesatkan, kenapa tidak memerangi Irak yang penguasanya Syiah dan memerangi houthi di Yaman kalau alasannya HOUTHI syiah?
Saudi memerangi pemberontak houthi, pertama karena diminta pemerintah Yaman yang sah dan kedua houthi mengancam dan menyerang Saudi. Sedangkan Irak, yang penguasanya syiah, mereka tidak menyerang Saudi. Sekiranya mereka menyerang, Saudi pun akan membalasnya. Dan ini dibenarkan berdasarkan dalil yang banyak, fatwa ulama dan hukum international. Diantaranya dalam surah Al-Baqarah ayat 190, Allah Ta’ala berfirman,
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (190)
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al Baqarah 190).
Berkata Ibnu Katsir rahimahullah,
“قال أبو جعفر الرازي ، عن الربيع بن أنس ، عن أبي العالية في قوله تعالى : { وقاتلوا في سبيل الله الذين يقاتلونكم } قال : هذه أول آية نزلت في القتال بالمدينة ، فلما نزلت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقاتل من قاتله ، ويكف عمن كف عنه حتى نزلت سورة براءة”
Abu Ja’far Ar-Razi meriwayatkan dari Ar-Rabi’ ibnu Anas, dari Abul Aliyah sehubungan dengan takwil firman-Nya: Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian. (Al-Baqarah: 190) Ayat ini merupakan ayat perang pertama yang diturunkan di Madinah. Setelah ayat ini diturunkan, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memerangi orang-orang yang memerangi dirinya dan membiarkan orang-orang yang tidak memeranginya, hingga turunlah surat Bara’ah (surat At-Taubah). (Tafsir Ibnu Katsir).
Begitu pula, kenapa negeri-negeri islam di Timteng tidak memerangi isriwil? Disamping isriwil tidak memerangi negerinya, juga melanggar hukum international jika memerangi terlebih dahulu, apalagi mengukur kekuatan personil militer dan persenjataan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan isriwil dan juga berhadapan langsung dengan negara sekutu isriwil.
Adapun banyaknya syiah di Saudi yang dibiarkan hidup aman, tentram dan Yaman oleh pemerintah Saudi, ini menunjukkan bahwa Saudi tidak memerangi mereka, selama mereka tunduk, taat dan patuh dengan penguasa dan aturan undang-undang Saudi. Tetapi kalau mereka berusaha membuat makar dan memberontak, sudah dipastikan mereka akan ditumpas. Dan ini dibenarkan oleh syariat islam dan undang-undang international.