Bonatua Dipuji, Roy Suryo Dicaci

Bonatua Dipuji, Roy Suryo Dicaci, Kok Bisa?

Relawan Jokowi memuji apa yang dilakukan Bonatua Silalahi, sehingga akhirnya memperoleh fotocopy legalisir ijazah Jokowi, resmi dari KPU.

Relawan Jokowi, Mardiansyah Semar dan David Pajung, keduanya membandingkan dengan apa yang dilakukan Roy Suryo Cs, yang dianggap tidak fair, tidak objektif, karena langsung menyimpulkan bahwa ijazah Jokowi palsu. Tidak seperti Bonatua.

Bonatua dipuji, Roy Suryo Cs dicaci. Padahal, apa yang dilakukan Bonatua dan Roy Suryo Cs sejalan saja. Bahkan, kuasa hukumnya pun sama. Bedanya Bonatua melewati proses yang panjang dan berliku, sementara Roy Suryo Cs langsung kesimpulannya bahwa ijazah Jokowi diduga 99,9% palsu. Jika tak disimpulkan Roy Suryo Cs dengan keilmuannya, maka belum tentu juga jalan Bonatua akan mulus.

Bayangkan, dari 3 Agustus 2025 meminta fotocopy legalisir ijazah Jokowi ke KPU, baru dikabulkan 9 Februari 2026, kemarin. Belum lagi drama-drama yang menyertainya. Baik di KPU sendiri, di DPR, maupun dalam sidang-sidang KPI Pusat, maraton sampai 6 kali sidang. Bahkan, di Arsip Nasional pun fotocopy legalisir ijazah Jokowi tak ada. Termasuk di KPU Solo, saat Jokowi maju di Pilwakot 2005. Ajaib memang.

Betapa rumitnya selembar fotocopy legalisir ijazah Jokowi yang dipergunakan buat memperoleh posisi mentereng di Republik ini. Wajar saja Bonatua dipuji oleh siapa pun, termasuk relawan Jokowi. Sakit jiwa kalau masih ada saja orang yang mencaci Bonatua. Sebab, ia pionir dalam keterbukaan informasi publik dan layak diberikan penghargaan.

Memuji, tapi lari dari apa yang hendak ditemukannya, itu juga keliru. Sesuatu yang rumit didapat, padahal sesuatu yang sepele, apalagi disertai hambatan, wajar orang jadi berkesimpulan memang ada yang disembunyikan. Itulah setidaknya yang dialami Bonatua Silalahi. Dan Roy Suryo Cs yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena mengatakan bahwa ijazah Jokowi palsu, ternyata juga tak kunjung sampai ke persidangan. Justru berkasnya dikembalikan Jaksa ke penyidik.

Artinya, masalah ijazah Jokowi, yang seharusnya mudah ini, ternyata tak semudah itu. Persis seperti tidak mudahnya Bonatua mendapatkan fotocopy legalisir ijazah Jokowi itu sendiri.

Makanya tak bisa sok-sokan memuji Bonatua, tapi di sisi lain mencaci Roy Suryo Cs, kalau substansi dari keaslian ijazah Jokowi itu sendiri tak bisa dibuktikan sampai saat ini. Dan Tugas Bonatua, tak bisa dikatakan selesai.

(Erizal)

Komentar