✍️Shaiel Ben-Ephraim (mantan perwira intelijen militer Israel)
Ada yang mengatakan bahwa 1.163 warga sipil Israel tak berdosa tewas pada tanggal 7 Oktober (oleh serangan Hamas). Tentu saja, hal itu tidak benar. Mari kita hitung:
- 274 di antaranya adalah tentara aktif IDF
- 58 adalah petugas Kepolisian Israel
- 10 adalah personel Shin Bet
- 43 adalah anggota tim darurat masyarakat
- 421 orang berada pada usia wajib militer cadangan
- 70 adalah pekerja asing
- 7 orang tewas akibat tembakan dari pihak sendiri (friendly fire) menurut pengakuan IDF
Siapa pun dipersilakan untuk melakukan penghitungan ini.
Dengan demikian, tersisa 270 korban warga Israel yang tak berdosa. Dari jumlah tersebut, siapa yang tahu berapa banyak yang tewas akibat penerapan Protokol Hannibal (dibunuh oleh tentara Israel agar tidak jadi sandera Hamas -red)? Kemungkinan besar jumlahnya tinggal sekitar seratusan orang sipil. Setiap kematian adalah tragedi. Namun, peristiwa ini (serangan Hamas 7 Oktober) merupakan operasi militer yang jauh lebih presisi dibandingkan operasi apa pun yang biasanya dilakukan IDF. Dan mengapa seluruh dunia harus berkabung karenanya, itu adalah pertanyaan yang sangat patut diajukan.








terkutuklah bangsa kera
setiap laki-laki dan perempuan di israhell yang berbadan sehat dan dalam umur produktif adalah IDF baik itu aktif maupun cadangan. terbukti waktu IDF bikin cerita tentang ibu satu anak terbunuh oleh bom iran, tapi ibunya sendiri tidak sengaja menyatakan bahwa putrinya sangat membela negara dan langsung bersiap dipanggil angkat senjata sesaat setelah 7 october