Kehadiran Anies Baswedan di Cikeas, dalam acara halal bi halal, seperti menjadi masalah serius. Belakangan, Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar, tegas mengatakan Anies Baswedan tidak diundang. Tapi sebagai tuan rumah, SBY dan AHY tentu harus menerima Anies Baswedan dengan baik.
Agaknya Partai Demokrat perlu menggarisbawahi bahwa Anies Baswedan tamu tak diundang. Yang lain seperti Yenny Wahid, Jimly Asshiddiqie, Sufmi Dasco Ahmad, dan lain-lain, diundang. Tapi, khusus untuk Anies Baswedan perlu diketahui publik, terutama pihak Istana, bahwa ia tamu tak diundang.
Sebab, sebelumnya, juru bicara Anies Baswedan seperti Usamah Abdul Aziz dan Angga Putra Fidrian, menginformasikan bahwa seolah-olah ada pembicaraan terkait isu-isu terkini, tapi tak secara mendalam. Artinya, gayung sudah bersambut. Setelah pertemuan itu, bisa saja akan ada pertemuan lagi?
Tapi, pihak Partai Demokrat mengklarifikasi selain Anies Baswedan tidak diundang, juga tidak ada pembicaraan apa pun dengan SBY dan AHY dalam pertemuan itu. Hanya sekadar bersalaman saja, lalu beralih pada tamu-tamu yang lain. Agaknya Partai Demokrat tak mau “disalahartikan” kawan sekoalisi (Istana).
Memang pihak Anies Baswedan seperti ingin mencari “poin” atas pertemuan itu. Apalagi pertama kali diunggah oleh Merry Riana, motivator terkenal yang belakangan bergabung dengan Partai Demokrat. Kalau tak diklarifikasi, bahwa Anies tidak diundang, maka bobot politiknya memang akan jauh berbeda.
Klarifikasi yang dibuat Partai Demokrat belakangan, tujuannya apa lagi kalau bukan lingkaran dalam Istana, khususnya Presiden Prabowo sendiri. Saat AHY mulai turun ke daerah pun, ia minta izin kepada Prabowo agar tak disalahartikan sebagai manuver politik tersendiri. Masak mengundang Anies, lalu diam-diam saja? Nanti bisa disalahpahami. (ERIZAL)
***
Klarifikasi Demokrat
Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar mengungkapkan eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan tak diundang ke acara halalbihalal Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026).
Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengatakan Islam menganjurkan silaturahmi.
“Sebagaimana diketahui bahwa di dalam Islam silaturahmi adalah suatu amalan yang sangat dianjurkan,” kata Sahrin kepada wartawan, Kamis (26/3/2026), dilansir detikcom.
Sahrin lantas menyinggung pernyataan Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron yang menyebut Idul Fitri menjadi momen baik untuk silaturahmi. Sahrin sepakat dengan pernyataan tersebut.
“Saya kira Kang Hero Sekjen PD telah menyampaikan sebuah respons yang baik. Ini konteksnya adalah silaturahmi di tengah momen Idul Fitri,” ucapnya.
Di kesempatan berbeda, Sekjen Demokrat Herman Khaeron mengatakan Idul Fitri menjadi momen yang baik untuk saling memaafkan. Herman Khaeron menilai kehadiran Anies di Cikeas dalam tujuan tersebut.
“Di momentum Idul Fitri tentu saat yang tepat bagi umat muslim untuk saling memaafkan dan mendoakan kebaikan. Begitu juga tentu dengan kehadiran Mas Anies di Cikeas,” tuturnya.
Sebelumnya, meski mengungkapkan panitia acara halalbihalal tak mengundang Anies, Renanda mengatakan pihaknya memperlakukan setiap tamu dengan baik.
“Panitia tidak mengundang. Namun, layaknya tuan rumah yang baik, siapa pun yang datang, kami perlakukan dengan baik,” kata Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar kepada wartawan, Rabu (25/3).
Renanda menyebut tak ada perbincangan antara Anies, SBY, dan AHY dalam pertemuan itu. Ia mengatakan ketiganya hanya bersalaman.
“Tidak ada perbincangan. Hanya, ketika Anies datang dan menghampiri Mas AHY dan Pak SBY, mereka bersalaman. Itu saja,” katanya.
Terpisah, Juru Bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian tidak menjawab lugas mengenai kehadiran Anies di Cikeas atas undangan atau inisiatif pribadi.
Angga sebatas menegaskan bahwa momen Lebaran selalu digunakan Anies untuk melakukam silaturahmi dengan para tokoh bangsa.
“Setiap Idulfitri Pak Anies selalu silaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa,” kata dia.
“Pak Anies hadir silaturahmi dengan keluarga Pak SBY, setelah sebelumnya juga silaturahmi dengan Pak JK (Jusuf Kalla),” Angga menambahkan.
Diberitakan sebelumnya, momen kebersamaan antara Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi sorotan saat acara halalbihalal Lebaran di Cikeas, Bogor.
Dalam suasana santai usai pelaksanaan Salat Id, ketiganya terlihat duduk bersama dan berbincang ringan di tengah acara silaturahmi yang digelar di kediaman SBY itu.
Momen tersebut terekam dalam sejumlah dokumentasi yang beredar, salah satunya dibagikan oleh staf khusus Menko Infrastruktur AHY, Merry Riana.
Dalam keterangan postingannya, Merry menyebut kalau foto-foto tersebut saat momen halalbihalal di Cikeas pada Sabtu (21/3/2026) lalu.







Takut betul sama P Anis seperti anak2
Sampai segitunya ya Allah
sama pengangguran aja takut 🤭
dapet 58% kemaren kyk nya emang hasil ciptaan Qodari kang sur pay yg sekarang jd stap istana
Gak punya jabatan posisi apa2 di negara, rakyat biasa aja, tapi dinyinyirin terus, moga dilindungi penduduk langit, aamiin
Pak NDAS TANTRUMAN-nya belon ilang walau udah 3X idul Fitri (takut ngamuk-ngamuk lagi, gebrak-gebrak meja, lempar hape sambil omon: Ndas Lu). Iya ding, mosok Macan Asia cuma dilabeli 11 dari 100 ???
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw