Anggota DPRD Mempawah ini bakar lahan yang tersisa usai kebakaran, “Kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini”

Kasus video viral anggota DPRD Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat dari Partai Hanura, Choirussaib (CNF), yang membakar sisa lahan untuk ditanami kelapa sawit saat ini telah dinaikkan ke status penyidikan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa yang menuai kecaman luas dari warganet ini terjadi di tengah situasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang melanda wilayah Kalimantan Barat.

Kronologi & Detail Peristiwa

  • Video Viral: Awalnya Choirussaib mengunggah aktivitasnya di media sosial pribadinya (@Bang Choy). Dalam rekaman tersebut, ia bersama beberapa rekannya terlihat membersihkan sisa material yang mengering dan membakarnya kembali agar lahan bersih. Ia melontarkan kalimat kontroversial: “Kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini” untuk persiapan menanam sekitar 200 bibit kelapa sawit.
  • Klarifikasi Pelaku: Setelah memicu kegaduhan besar, Choirussaib menyampaikan permohonan maaf terbuka pada 21 September 2026. Ia berdalih bahwa lahannya itu sebenarnya sudah hangus terbakar sejak 1 September 2026 akibat karhutla. Ia mengeklaim tindakan yang dilakukan pada 17 September 2026 tersebut bukanlah membuka lahan baru dengan membakar, melainkan hanya membakar tumpukan kayu sisa agar rapi dan tidak merembet ke area lain.

Respons Aparat & Sanksi Partai

  • Penyidikan Polisi: Kapolres Mempawah, AKBP Ade Chandra Capa Yanto, menegaskan bahwa Tim Satreskrim dan Inafis Polres Mempawah telah turun langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencocokkan potongan video dengan fakta hukum di lapangan. Status penanganan kasus ini kini resmi ditingkatkan menjadi penyidikan.
  • Sikap Partai Hanura: DPD Partai Hanura Kalimantan Barat melalui ketuanya, Dian Eka Muchairi, telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Partai telah memberikan teguran keras dan meminta Choirussaib bersikap kooperatif terhadap proses hukum. Untuk saat ini, partai belum memberikan bantuan hukum karena menganggap aksi tersebut merupakan ranah pribadi yang bersangkutan.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. jgn2 memang disengaja di bakar buat sawit andaikan benar fiks dia bukan manusia lg tp babi hutan hama perusak wajib dibasmi