Agama Rocky Gerung bisa diketahui dari sini

Rocky Gerung mengucapkan sumpah jabatan secara Katolik saat resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Latar Belakang dan Prosesi Sumpah

Pelantikan ini menarik perhatian publik karena latar belakang keyakinan sang filsuf yang kerap menjadi perbincangan.

  • Keyakinan Resmi: Meskipun publik sering mengaitkannya dengan pandangan agnostik karena gaya diskusinya yang filosofis, dalam dokumen kependudukan resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), ia tercatat beragama Katolik.
  • Kehadiran Rohaniwan: Upacara pelantikan menghadirkan pemuka agama dari berbagai keyakinan untuk mendampingi pengambilan sumpah jabatan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing pejabat yang dilantik. Berbeda dengan tradisi pejabat Muslim di Indonesia yang umumnya memegang Al-Qur’an di atas kepala, pejabat Katolik bersumpah dengan posisi tangan diletakkan di atas Alkitab atau di samping rohaniwan yang memegang Alkitab.
  • Pernyataan Sikap: Seusai dilantik, Rocky menegaskan bahwa posisinya di dalam lembaga penasehat presiden tidak akan mengubah pendiriannya untuk tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. 🎯 Fokus Kajian Kami:

    🎥 Video pendek (Faedah harian)
    📖 Wawasan keislaman
    💡 Tips kesehatan
    🔬 Sains: Keajaiban Ciptaan Allah
    🤲 Kisah mualaf yang menginspirasi
    ✨ Quote motivasi islami
    📝 Artikel keislaman
    📰 Kabar dunia Islam

    InsyaAllah, konten disajikan secara rutin dengan mengutamakan manfaat dan sumber yang terpercaya.

    📲 Tafadhdholu follow channel kami:
    https://islami.top/wa

    🌐 Website: islami.top

  2. meski keyakinan Rocky umat Katolik tapi toleran dalam beragama, terbukti dirumahnya tersedia kelengkapan peralatan sholat dan al-quran yang biasa digunakan oleh temennya yang muslim untuk digunakan sebagai fasilitas dan menghormati tamu yang berbeda keyakinan