Ratusan warga Somaliland menggelar aksi protes untuk menolak pengakuan Israel terhadap negera mereka.
Demo yang dimotori oleh suku Samaroon di Somaliland tersebut mengatakan bahwa mereka tidak menginginkan pengakuan dari Israel dan menyatakan dukungannya terhadap Palestina.
Demo menolak pengakuan Israel atas Somaliland juga berlangsung di Somalia.
Ratusan warga di Somaliland dan puluhan ribu lainnya di Somalia telah menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran untuk menolak pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland pada akhir Desember 2025 dan Januari 2026.
Berikut adalah poin-poin penting terkait situasi tersebut:
- Aksi di Somaliland: Demonstrasi di wilayah Somaliland dimotori oleh klan Samaroon. Meskipun pemerintah Somaliland menyambut baik pengakuan tersebut, para pengunjuk rasa menyatakan bahwa mereka tidak menginginkan pengakuan dari Israel dan justru menegaskan dukungan mereka terhadap perjuangan Palestina.
- Aksi di Somalia: Protes lebih masif terjadi di Mogadishu dan kota-kota lain di Somalia. Warga turun ke jalan membawa bendera Somalia dan Palestina, mengecam langkah Israel yang dianggap melanggar kedaulatan Somalia dan mengancam stabilitas regional.
- Latar Belakang Pengakuan: Israel secara resmi menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka pada 26 Desember 2025. Pengakuan ini mencakup penandatanganan deklarasi hubungan diplomatik penuh.
- Isu Relokasi Warga Gaza: Salah satu pemicu kemarahan massa adalah tuduhan bahwa pengakuan ini merupakan bagian dari kesepakatan rahasia untuk menampung warga Palestina yang terusir dari Gaza di Somaliland, serta pembangunan pangkalan militer Israel di wilayah tersebut.
- Reaksi Internasional: Langkah Israel ini mendapat kecaman dari Liga Arab dan berbagai negara, termasuk Indonesia, yang menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan wilayah Somalia.
Hingga saat ini (Januari 2026), situasi di wilayah tersebut tetap tegang karena adanya perbedaan sikap antara pemerintah Somaliland yang mengejar pengakuan internasional dan sebagian rakyatnya yang menolak hubungan dengan Israel.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
[VIDEO]







Komentar