


Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, seorang ustadz Salafi garis lurus (bukan kalangan zionis mengaji), beliau yang punya situs terkenal Rumaysho.com, dakwahnya sangat berhasil di Gunung Kidul D.I. Yogyakarta, membumi, cukup moderat. Beliau saat ini sedang ke luar negeri, ke Yordania, kemudian ziarah ke Masjidil Aqsa. Di akun facebooknya, beliau memposting foto saat di Yordania dengan pakaian biasa (bukan pakaian ala-ala ustadz Salafi). Gara-gara pakaian trendi ala barat itu, beliau banyak dihujat.
“Memang ustaz ini apa salahnya dihujat karena pakain ? siapa bilang pakain islami sarungan ? bahkan sebagian melihat sarung adalah pakain bagsa-bangsa kumuh, Somalia, Yaman, India dan Bangladesh. Siapa bilang pakaian islam itu baju KO-KO, kalau tidak salah baju KO-K0 berasal dari China. Di Mesir seorang imam sholat tidak harus pakai jubah, Yang menjadi imam siapa saja boleh asal memenuhi syarat, pakai t-shirt boleh, pakai celana Levis juga banyak yang jadi imam boleh, mereka banyak hafal Qur-an dan bacaannya fasih. Pak Ustaz yang digambar ini sudah menutup aurat, jangan dipersempit soal pakaian,” ujar Ustadz Hafez Mohamed Abdel Samad, seorang WNI alumni Al Azhar yang saat ini berdomisili di Mesir.
“Salafi dulu kan anti pakaian barat, mungkin yang mengolok-olok itu salafi berpaham old,” timpal yang lain.
“Seseorang yang jujur, makin kesini pasti akan semakin membaur dalam kultur. Selama itu bukan perkara jelek apalagi yang jelas haram. Bagi yang sejak awal sadar atau tidak hanya mencari validasi, bahkan dalam kedok islami, akan senantiasa suka untuk tampil beda sendiri. Lanjutkan ustad Muhammad Abduh Tuasikal. Biarkan mereka makin panas dingin sendiri. Baca komentarnya kayak sudah jadi mufti semua para akhee akhee,” ujar Heri Latief.







Komentar