Tur “Free Palestine” Macklemore: Tiket langsung habis terjual dalam sekejap

Tiket untuk seluruh pertunjukan awal dalam tur bertajuk “Free Palestine Tour” milik rapper Macklemore telah habis terjual dalam sekejap sesaat setelah loket penjualan resmi dibuka pada 30 September 2026.

Tur mandiri ini diadakan setelah Macklemore dikeluarkan dari posisi artis pembuka untuk tur stadion Ed Sheeran akibat menyuarakan dukungannya terhadap Palestina di atas panggung.

Detail Penjualan Tiket Tur

  • Status Penjualan: Seluruh tiket untuk tiga kota pertama langsung habis terjual (sold out) hanya dalam hitungan menit. Di Dublin contohnya, tiket dilaporkan habis dalam waktu 5 menit.
  • Jadwal & Lokasi Pertunjukan: Tur Eropa ini akan berlangsung pada akhir Oktober 2026 yang mencakup:
    • 26 Oktober: 3Arena, Dublin (Irlandia)
    • 29 Oktober: Accor Arena, Paris (Prancis)
    • 30 Oktober: OVO Arena Wembley, London (Inggris)
  • Tujuan Amal: Rapper bernama asli Benjamin Haggerty ini menegaskan bahwa seluruh keuntungan hasil penjualan tiket akan disumbangkan ke berbagai organisasi kemanusiaan dan medis yang mendukung masyarakat Palestina, seperti Anera, Gaza Soup Kitchen, Heal Palestine, Jewish Voice for Peace, UNRWA USA, dan lainnya.

Melalui unggahan di Instagram dan facebook pribadinya, Macklemore mengaku sangat terkejut dan terharu atas respons luar biasa dari para penggemar. Ia menyatakan bahwa seni akan selalu menjadi bentuk perlawanan ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan mencoba membungkam suara kebebasan. Karena tingginya antusiasme, Macklemore berencana untuk segera mengumumkan jadwal tambahan, termasuk rangkaian tur untuk wilayah Amerika Serikat.

“Sejujurnya, saya sangat takjub. Kami menyelenggarakan acara-acara ini dengan cepat dan dalam semangat kebersamaan, dengan keyakinan bahwa para musisi dapat menunjukkan solidaritas terhadap Palestina, memanfaatkan panggung untuk menggalang dana, serta memperlihatkan wujud nyata dari aksi kolektif. Saat pihak penguasa berupaya membungkam seruan kita demi pembebasan, seni akan senantiasa menjadi bentuk perlawanan.

Dublin, Paris, dan London—terima kasih atas antusiasme luar biasa kalian. Respons terhadap acara-acara ini kembali mengingatkan kita betapa banyaknya orang di seluruh dunia yang bersatu demi Palestina yang merdeka.🇵🇸”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *