Tokoh Houthi Serukan Kudeta MBS, Siap Dukung Oposisi Saudi

Mohammed al-Bukhaiti, anggota senior Biro Politik dan juru bicara Houthi Yaman, menyatakan kesediaannya mendukung berbagai upaya untuk menggulingkan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), baik melalui gerakan rakyat, oposisi politik, maupun langkah dari dalam keluarga kerajaan.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Senin (12/10/2026), al-Bukhaiti menilai MBS harus disingkirkan dari kekuasaan jika terus mempertahankan kebijakannya.

Al-Bukhaiti secara khusus menyerukan mobilisasi masyarakat di Arab Saudi, termasuk mengajak kelompok oposisi yang dipimpin oleh gerakan Sahwa Islam untuk bergerak. Ia juga menyatakan kesiapan Houthi bekerja sama dengan berbagai upaya yang bertujuan menggulingkan putra mahkota tersebut.

“Yaman akan mendukung setiap langkah internal di Tanah Dua Masjid Suci yang bertujuan menggulingkan Mohammed bin Salman—baik itu berupa pemberontakan rakyat, inisiatif kekuatan oposisi, maupun langkah dari dalam keluarga penguasa,” kata Mohammed al-Bukhaiti dalam pesan video yang beredar di media sosial.

Al-Bukhaiti juga berpendapat bahwa keberlanjutan kekuasaan MBS tidak lagi menguntungkan Arab Saudi maupun wilayah Dua Tanah Suci, Makkah dan Madinah.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 komentar

  1. APAKAH ALLAH RIDHO MASJIDIL HARAM DIIMAMI PELAKU KAWIN KONTRAK SYIAH ?????

    Imam Asy-Syafi’i berkata: “Janganlah shalat di belakang orang yang berpaham Syi’ah Rafidhah, atau orang berpaham Qadariyah, atau orang berpaham Murji’ah!”

    Yunus bin Abdul A’la (murid senior beliau) menyampaikan bahwa Imam Asy-Syafi’i jika menyebut kelompok Syiah Rafidhah akan mencela mereka dengan celaan yang buruk dan menyebut mereka sebagai “komplotan terburuk”

    1. SEMOGA ALLAH HANCURKAN SYI’AH KAFIR.
      RUKUN ISLAM BEDA
      RUKUN IMAN BEDA
      AQIDAH DAN IBADAH BEDA
      QUR’ANNYA BEDA. QUR’ANNYA SYI’AH YANG TEBALNYA 3 KALI LIPAT MASIH ADA DALAM GOA BERSAMA IMAMNYA
      MENGKAFIRKAN MAYORITAS SHAHABAT RADHIALLALLHU ANHUM
      ISU PALESTINE SEBAGAI TUNGGANGAN SAJA

  2. Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan,

    أَفْضَلُ النَّاسِ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ

    “Manusia paling mulia setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali.” (Ma’rifat Sunan wal Atsar, karya Imam Baihaqi 1/192)

    Inilah akidah Imam Asy Syafi’i rahimahullah. Adapun orang-orang Syi’ah, mereka malah mengkafirkan tiga sahabat Nabi shallallahu’alaihi wasallam yang paling mulia tersebut. Sedangkan terhadap Ali radhiallahu’anhu, mereka terlalu berlebihan dalam mengagungkannya.

    Merekalah yang sepantasnya dijuluki orang-orang ekstrem, karena mereka ekstrem dalam mengagungkan Ali radhiallahu’anhu, dan juga ekstrem dalam menghina dan merendahkan banyak sahabat Nabi lainnya.

  3. Yunus bin Abdul A’la juga mengatakan:

    سمعت الشافعي إذا ذكر الرافضة عابهم أشد العيب, فيقول: شر عصابة

    Aku pernah mendengar Imam Syafi’i, bila menyebut kelompok Syiah Rafidhah, beliau mencela mereka dengan celaan yang paling buruk, lalu beliau mengatakan: “mereka itu komplotan yang paling jahat!” (Manaqib Syafi’i, karya Imam Baihaqi 1/468)

  4. أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ الْمَرُّوذِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ: عَنْ مَنْ يَشْتِمُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعَائِشَةَ؟ قَالَ: مَا أُرَآهُ عَلَى الإِسْلامِ، قَالَ: وَسَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: قَالَ مَالِكٌ: الَّذِي يَشْتِمُ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَهُ سَهْمٌ، أَوْ قَالَ: نَصِيبٌ فِي الإِسْلامِ

    Abu Bakr Al-Marwadzi telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Aku bertanya kepada Abu ‘Abdillah tentang orang yang mencaci-maki Abu Bakar, Umar, dan Aaisyah? Maka ia menjawab, “Aku tidak berpendapat ia di atas agama Islam.” Al-Marwadzi berkata, Dan aku juga mendengar Abu Abdillah berkata, Malik (bin Anas) mengatakan, “Orang yang mencaci-maki para sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, MAKA IATIDAK MEMPUNYA BAGIAN (DALAM ISLAM).” –atau ia berkata, “Bagian dalam Islam.” (Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam As-Sunnah no.783; shahih sampai Ahmad bin Hanbal).

  5. حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ: سَمِعْتُ الشَّافِعِيَّ، يَقُولُ: لَمْ أَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ الأَهْوَاءِ، أَشْهَدُ بِالزُّورِ مِنَ الرَّافِضَةِ

    Harmalah bin Yahya mengabarkan kepadaku, ia berkata, “Aku mendengar Asy-Syaafi’i berkata, ‘Aku tidak pernah melihat seorang pun dari pengikut hawa nafsu yang aku saksikan kedustaannya daripada Raafidhah (Syiah)’.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Haatim dalam Adab Asy-Syafi’i, Hal. 144, hasan)

  6. أَبَا عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: مَنْ شَتَمَ أَخَافُ عَلَيْهِ الْكُفْرَ مِثْلَ الرَّوَافِضِ، ثُمَّ قَالَ: مَنْ شَتَمَ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا نَأْمَنُ أَنْ يَكُونَ قَدْ مَرَقَ عَنِ الدِّينِ

    Abu Abdillah (Imam Ahmad) berkata, “Barangsiapa yang mencaci-maki (sahabat pen.), aku khawatir ia akan tertimpa kekafiran seperti Rafidhah”. Kemudian ia melanjutkan, “Barangsiapa yang mencaci-maki para sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, maka kami tidak percaya ia aman dari bahaya kemurtadan.” (Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam As-Sunnah no.784, shahih).

  7. Imam Bukhari rahimahullah berkata,

    مَا أُبَالِي صَلَّيْتُ خَلْفَ الْجَهْمِيِّ، وَالرَّافِضِيِّ أَمْ صَلَّيْتُ خَلْفَ الْيَهُودِ، وَالنَّصَارَى، وَلا يُسَلَّمُ عَلَيْهِمْ، وَلا يُعَادُونَ، وَلا يُنَاكَحُونَ، وَلا يَشْهَدُونَ، وَلا تُؤْكَلُ ذَبَائِحُهُمْ

    “Sama saja bagiku shalat di belakang Jahmiy dan Raafidhi, atau aku shalat di belakang Yahudi dan Nashrani. Jangan memberikan salam kepada mereka, jangan dijenguk (apabila mereka sakit), jangan dinikahi, jangan disaksikan (jenazah mereka), dan jangan dimakan sembelihan mereka.” (Khalqu Af’alil-‘Ibad, 1:39-40).

  8. Syiah Rafidhah sering menggunakan dalih mencintai ahlul bait untuk menutupi hakikat busuk akidah mereka dan untuk menipu umat. Kecintaan mereka itu palsu. Kecintaan yang tidak diridhai oleh ahlul bait sendiri. Ahlul bait berlepas diri dari mereka, dan mereka pun berlepas diri dari ahlul bait.

    1. Ya, kecintaan Syiah terhadap ahlul bait telah menjadi aib bagi kemuliaan ahlul bait. Mereka telah melakukan banyak kedustaan atas nama ahlul bait untuk merusak akidah Islam dari dalam.

  9. tidak akan mkn terjadi.
    lagi panik, Houthi lagi sekarat, tibggal di amputas, bbrp hari lalu, dia (Mohammed al Bukhaiti, tokoh senior Houthi), ngemis² minta damai, ditolak MBS. lalu menlu Iran, telp menlu Saudi, spy berunding, akan menyerahkan sebagian wilayah houthi kepada lawannya, ditolak MBS, frustrasi bin kalap, bicara spt diatas… gudang² balistik dan drone, terowongan bawah tanah, gudang² senjata lainnya di San’a dll dihancurkan Saudi, apinya spt bim nuklir… milisi houthi banyak yg mampus, banyak wilayah yg lepas… mau ngapain damai dg mahluk jahanam yg bernama Houthi