
*SS dari status Tutut Indah, seorang propagandis Wahabi.
Framing Wahabi memang kebangetan.
Di Teheran memang hampir dikatakan tidak ada penganut Sunni jadi memang agak susah masjid untuk salat Jumat.
Tapi di daerah lainnya di Iran lebih dari 10.000 masjid Sunni berdiri tanpa gangguan pemerintah Iran. Sunni juga diberi jatah mewakili di parlemen Iran.
Soal “Yahudi difasilitasi rumah sakit”, ini fakta parsial yang dipelintir. Iran memang mengakui minoritas resmi seperti Yahudi, Kristen, dan Zoroaster dalam konstitusinya.
Mereka punya: tempat ibadah, perwakilan parlemen, fasilitas komunitas (termasuk layanan sosial).
Ini bukan keistimewaan khusus, tapi bagian dari model perlindungan minoritas resmi negara. Bukan hanya Yahudi yang dapat.
(Andra Febi)






