Tentara Israel membunuh warga Palestina lalu berfoto selfie dengan jenazah

Pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah sebuah kendaraan yang membawa tiga orang warga Palestina di pintu masuk kota Bani Na’im, sebelah timur Hebron, Tepi Barat yang diduduki pada hari Senin (5/10/2026).

Otoritas Palestina mengidentifikasi korban tewas sebagai Hossam Alaa al-Din Abdul Jabbar Walad Ali (38 tahun). Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka serius.

Menurut para saksi mata, pemuda itu sedang mengemudikan kendaraan bersama dua orang lainnya ketika tentara melepaskan tembakan ke arah kendaraan tersebut, yang menewaskannya serta melukai parah kedua rekannya.

Pihak Otoritas Umum Urusan Sipil Palestina menyatakan bahwa tentara Israel menembaki mobil sipil tanpa memberikan detail pembenaran serangan.

Beberapa laporan dari media lokal menyatakan bahwa petugas medis sempat dihalangi untuk mendekati kendaraan guna memberikan pertolongan pertama sebelum korban meninggal dunia.

Versi Militer Israel: Pihak Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa kendaraan tersebut bertindak mencurigakan, mempercepat lajunya, dan menabrak kendaraan militer mereka dalam apa yang diduga sebagai upaya serangan penabrakan (car-ramming). Tidak ada tentara Israel yang terluka dalam insiden ini.

Setelah korban meninggal akibat luka tembak, beredar dokumentasi visual yang memperlihatkan dua tentara Israel berpose dan mengambil foto (selfie) di dekat jenazah yang telah dikeluarkan dan dipindahkan ke kendaraan militer. Foto ini memicu gelombang kecaman luas di media sosial serta dari berbagai organisasi hak asasi manusia karena dinilai melanggar etika kemanusiaan dan merendahkan martabat jenazah.

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak tahun 1967, dan tingkat kekerasan di wilayah tersebut meningkat tajam sejak 7 Oktober 2023.

Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di Tepi Barat dalam permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional; sebagian kecil dari mereka melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.

Berdasarkan penghitungan AFP yang merujuk pada data kementerian kesehatan Palestina, pasukan atau pemukim Israel telah menewaskan 1.112 warga Palestina di wilayah Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar