By Tere Liye
Mau jungkir balik Kemendikbud menjelaskannya, surat keterangan penyetaraan ini anomali. Karena adalah fakta:
1. Kemendikbud mengakui, saat proses penyetaraan yang diberikan keluarga Jokowi hanya: Certificate of Attendance (absensi), bukti pendaftaran, transkrip nilai, materi silabus kurikulum, serta durasi jam belajar yang bersangkutan. Tidak ada testamur/ijasah dari UTS.
2. Lantas apa yang disetarakan? Mbuh. Saya meyakini 100%, jika orang biasa lain yang mengajukan penyetaraan hanya modal bukti pendaftaran, daftar kehadiran, transkrip nilai, materi silabus, dll, TANPA ijasah, dia akan ditolak oleh staf yang sama.
3. Nah, pertanyaan menariknya, kok bisa anak Jokowi ini tetap lanjut S1 di LN? Karena kampus-kampus model MDIS tempat dia kuliah, memang begitulah. Namanya juga kampus komersil, cukup dengan transkrip nilai jalur pathway, bla bla, diterima deh. Jika itu kampus top seperti NUS, NTU, dkk, wah wah, baru ngisi formulir online saja tidak bisa, karena ada lampiran yang tidak dia punya.
4. Sayangnya, di Indonesia, rakyat luas gampang terpesona. Duuuh, hanya karena seseorang kuliah di LN, bukan berarti dia hebat dan pintar. Banyak yang karena dongok, punya masalah, dikirim deh sama keluarganya ke LN. Itu kampus MDIS, bahkan tidak ada di daftar QS World University Rankings. Tidak dianggap. Jauh 100x masih mending kuliah di Binus, dkk yang masuk daftar ranking. Itu fakta!
Pada akhirnya, kasus ini jadi cerminan kesekian jika keluarga JOKOWI memang lihai mengakali sistem. Memanfaatkan relasi kekuasaan, dll. Termasuk mengubah peraturan sekalipun. Dan kocaknya, kacung-kacung rendahan di lembaga pemerintah mauuuu saja meloloskannya. Tidak punya keberanian apalagi marwa sama sekali.
Hari ini, keluarga-keluarga model begini sih bisa tertawa bahak, tapi besok lusa, saat generasi berikutnya lebih pintar, keluarga-keluarga begini pelan-pelan akan tersingkir. Tidak usah nunggu lama deh, nanti Pilpres 2029, mari kita simak apakah KPU yang baru berani meloloskan anak Jokowi ini.
Karena semua orang tahu, dia tidak punya ijasah setara SMA. Jadi, pilihannya simpel, ikut kejar paket C sana! Biar punya ijasah SMA yang sah legal.
-FB-








si kere kesot kejawen pemuja wiwi mana nih? tuh majikanmu butuh bantuan, bantuin gih 🤣🤣
Salah satu blunder jokowi adalah membakar pasar pramuka gegara nggak pingin ketahuan ijazahnya palsu, kalo pasar pramuka msh ada barangkali ijazah UTS grade 12 bisa dibuatin dan ada, cuma ya nggak bisa diperlihatkan sj …