SKANDAL PIRING & SENDOK MBG RP4 TRILIUN
✍🏻Agustinus Edy Kristianto
Tidak usah dengarkan pejabat “Pokoknya Ada” itu. Tidak ada inflasi pengamat, yang ada surplus pejabat. Setiap warga negara berhak mengamati penyelenggara negara. Mau apa kek ijazahnya! Situ saja yang keahliannya merayap di tanah seperti laba-laba dan mengukur suhu kolam renang bisa masuk kabinet.
Setelah pengadaan motor listrik Emmo Rp2,4 triliun, kita lanjut menguliti “kegilaan” di Badan Gizi Nasional (BGN).

Tahun 2025, laman SiRUP LKPP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) mencatat alokasi terbesar: Rp4,19 triliun untuk pengadaan alat makan bagi SPPG di Provinsi DI Yogyakarta. Total anggaran MBG/BGN 2025 adalah Rp71 triliun. Berarti, 6% habis hanya untuk alat makan di Yogyakarta (di luar paket pengadaan 17 juta sendok bebek senilai Rp102 miliar yang dilakukan terpisah).
Rincian paket: volume 15 SPPG. Produk Dalam Negeri (PDN). Usaha Kecil. Metode E-Purchasing. Pengumuman paket 10 April 2025. Pemilihan vendor Mei 2025. Pelaksanaan kontrak Mei–Juni 2025—duit Rp4 triliun lebih hanya untuk dua bulan!

Coba dipikir: pengadaan alat makan di 15 dapur bisa setara membangun stadion JIS atau tiga jembatan besar di Papua.
Rp4,19 triliun untuk 15 dapur artinya alat makan satu dapur Rp279 miliar, padahal biaya bangun satu dapur saja taruhlah cuma Rp1 miliar–Rp3 miliar. Masak piring, sendok, dkk., 100 kali lebih mahal dari biaya bangun?
Jika satu set alat makan premium harganya Rp100 ribu, maka Yogyakarta akan mempunyai 41,9 juta set, sementara populasi Yogyakarta 3,7 juta jiwa. Artinya, setiap satu orang Yogyakarta punya 11 set alat makan premium baru.
Kalau dikasih ke 15 SPPG, maka setiap SPPG dapat 2,7 juta set alat makan premium. Mau ditaruh di mana piring-sendok sebanyak itu? Hambalang?
Untuk mendistribusikan 41,9 juta set piring dalam 2 bulan, dibutuhkan setidaknya 1.400 perjalanan truk kontainer 40 kaki. Masuk akal tidak?
Pengadaan Rp4,19 triliun untuk usaha kecil? Itu melanggar Perpres Pengadaan yang mensyaratkan di atas Rp15 miliar harus non-usaha kecil.
Coba mau bilang apa pimpinan BGN—yang pada 2025 anggaran sarana pendukungnya Rp30 miliar dan kegiatan expose serta publish agenda kegiatannya Rp28,5 miliar itu—tentang “kegilaan” proyek alat makan Yogyakarta ini?
Sudahlah. BGN ini bubarkan saja. Kubur bersama motor listrik, piring, sendok, garpu… yang kelak juga bakal berakhir sebagai barang rongsokan.
20 tahun puasa dari pemerintahan memang pedih, tapi ya, jangan sekasar ini jugalah mainnya….
Salam,
AEK







…..rakyat hnya bisa bertakon2, tanpa ada respon yg logis…..miris 😭
Mumpung pak Ndas ayo gas ayo gas
Mumpung, KAPAN LAGI kan ?
HIDOOPPP JOKOWEEEEEEE.. !!!!
istri cerai
anak homo
terus lebaran sama siapa?
kalah pilpres
duit 💵 abis
Aduh
buka buka buka, mbg proyek anak emas, mengusik rasa keadilan rakyat