

*Siapa dalang penjarahan?
Katanya, geng Prabowo. Sengaja biar darurat militer, nanti bisa membekukan banyak lembaga, terus terus, geng Solo dipotong. Beres.
Katanya, geng Solo. Sengaja biar rame, presiden turun. Anaknya naik. Berkuasa deh. Wih tambah hot.
Katanya mantan pejabat lembaga, gara2 dipecat, dapat dana dari Amrik sana, disponsorin George Soros dkk, biar Indonesia kolaps. Mulai deh bikin demo2, penjarahan. Wah, seru ini.
Katanya, katanya, katanya…..
Katanya ini jelas ada polanya. Ini pasti ada dalangnya. Inilah, itulah. Konten ibu2 nyuci dianggap kode. Kembang api berdentum dianggap sinyal serangan. Ojek jatuh dan nggak langsung berdiri dianggap skenario. Wah wah, katanya, katanya, katanya….. Sibuuuk semua dianalisis, semua dikait2kan, cocoklogi.
Padahal,
Sssst, ini tuh gara2 Agus, Bambang dan Asep. Mereka ini remaja 15 tahun, bosen, nongkrong di gardu gang, nggak ada kerjaan. Mereka dua hari lalu mulai deh bikin postingan di tik tok, iseng ngajakin, “woi, kita ke rumah DPR yuk!” namanya anak2 iseng, disambar sama temen2nya. Eh, jadi 1000 masanya. Pas sampai di sana, eh seru, yuk dobrak saja! Mudah banget ngumpulin masa 1000 itu. Di Jakarta ada 10 juta orangnya. Kejadian deh.
Jadi, itu gara2 Agus, Bambang sama Asep. Lagi ngupil tiga anak ini, ketawa2 lihat medsos. Menertawakan kalian orang2 dewasa.
*Tere Liye
**inilah contoh tulisan sok tahu, sok teori2 konspirasi. ayo, buat kalian yg bakat bikin teori2 begini, mengkhayal, berimajinasi, mending ditulis jadi novel fiksi saja. laku. cuan deh. daripada kamu sibuk dikit2 bilang demo ditunggangi, dikit2 bilang peserta aksi dibayar, sistematis, terstruktur, ada dalangnya. aduh.









Komentar