
Sampai ke Iran hanya untuk mendukung Gibran😁
Tanggapan makjlb Ismail Amin (WNI di Iran) terhadap si paling paham 😂
Izin meluruskan ya berdasarkan pengalaman saya S1 sampai S3 di Iran… Untuk ambil S1 di Iran, begitu juga S2 dan S3 memang tidak mempersyarakatkan lampiran ijazah strata sebelumnya, termasuk ijazah SMA, jadi penilaian kelayakan ada pada keberhasilan lulus ujian kelayakan…. Tapi begitu ingin mengambil ijazah, baru persyaratan administrasinya melampirkan ijazah tingkatan sebelumnya, jika tidak punya, maka ijazah gak bakal dikasih….
Jadi ya bisa saja yang tidak punya ijazah itu kuliah di Iran bahkan sampai ujian meja dengan niat ambil ilmunya saja selama lulus tes masuk, tapi tidak akan mendapatkan ijazahnya….kesimpulannya, untuk diIran, untuk dapat ijazah S1 harus punya ijasah SMA dulu….
–FB–
Tampang si paling paham 🙂








ketahuan dia Syiah, pantas tulisan2nya mendukung dan membela Syiah
si tukang kriminalisasi dulu era jokibul berkuasa dikit- dikit lapor ni mahluk
dulu nyumbang nggak apa nggak malah fitnah UAH, sampah tuh orang
syiah mah boleh (bahkan wajib) taqiyah, wkwkwk
Eh… udah lama ga keliatan sekalinya muncul malah nunjukin ketololannya…. ga paham mending diam daripada salah & sesat tapi sok pinter malah jadi terlihat goblog.
ini kabib muda Syiah dobolowi PSI? 🤣