
Upacara pemakaman telah dilangsungkan di Gereja Ortodoks Yunani Santo Porphyrius, Kota Gaza, untuk melepas kepergian seorang ibu dan anak perempuannya yang beragama Kristen Palestina.
Keduanya menjadi korban tewas bersama tiga orang lainnya dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah apartemen di lingkungan Rimal, Kota Gaza, Sabtu (3/10/2026) dini hari.
Berikut adalah rincian mengenai peristiwa tersebut:
- Identitas Korban: Korban diidentifikasi sebagai Maysa Khader Abu Daoud (sang ibu) dan putrinya, Mary Hafez Najjar (juga ditulis sebagai Maria/Marya). Mereka dilaporkan terbunuh saat sedang tidur di dalam apartemen mereka.
- Lokasi dan Dampak Serangan: Serangan udara tersebut terjadi di wilayah barat Kota Gaza (khususnya kawasan Rimal). Hantaman bom menghancurkan apartemen tempat tinggal mereka, menewaskan total 5 orang dan melukai beberapa orang lainnya.
- Konteks Wilayah: Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem, turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya kedua wanita Kristen Palestina tersebut. Serangan ini memicu kekhawatiran karena terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati.
Upacara pelepasan jenazah di salah satu gereja tertua di dunia tersebut dipenuhi oleh isak tangis keluarga dan komunitas Kristen Gaza yang jumlahnya kian menyusut akibat genosida yang terus berlangsung.








msh pro zionist wahai kalen kaum salib?