Saya tidak menemukan berita ini di media-media dalam negeri. Bloomberg, media yang berbasis di New York, mewawancarai ketua persatuan Ojol Indonesia.
Persatuan Ojol merencanakan demo di depan DPR hari ini, 17 September. Mereka menuntut perbaikan upah untuk para pekerja gig. Mereka menilai pemerintah tidak serius menanggapi tuntutan mereka.
Saya hanya dapat mengatakan: selamat berjuang kawan-kawanku! Teruslah menuntut apa yang menjadi hak dari orang-orang yang bekerja. Membanting tulang hanya sekedar untuk bisa bertahan hidup dan menghidupi keluarga. Kita bekerja, berkeringat, terengah-engah di siang hari, encok di malam hari.
Anehnya kita masih harus membayar pajak untuk mereka yang duduk nyaman dan berbuat apa saja. Termasuk menentukan hidup mati kita.
Teruslah bergerak soudaraku!
(Made Supriatma)






Komentar