Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla, meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah aslinya kepada publik agar polemik ijazah tersebut segera selesai.
Hal tersebut diungkapkan Jusuf Kalla saat mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas tudingan mendanai isu ijazah palsu Jokowi, Rabu (8/4/2026).
Sebenarnya untuk kita stop ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli,” kata Jusuf Kalla, dikutip dari tayangan kanal YouTube Kompas TV.
Jusuf Kalla menilai bahwa kasus ijazah Jokowi sudah hampir tiga tahun membuat masyarakat tanah air resah.
Selain itu, Jusuf Kalla juga menyebut polemik ijazah Jokowi ini telah menghabiskan waktu hingga uang puluhan miliar untuk membayar pengacara.
Jusuf Kalla mengatakan bahwa polemik ijazah Jokowi sudah membuat perpecahan di masyarakat.
“Pro kontra kan perpecahan. Paki-makian di TV itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu,” tuturnya.
“Masalahnya sederhana, ini tinggal kasih lihat (ijazah) selesai,” sambungnya.
Jusuf Kalla berharap Jokowi menunjukkan ijazah aslinya bulan April 2026 ini agar perpecahan tersebut segera usai.
“Daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, kita harapkan selesai bulan ini dengan (Jokowi) menunjukkan ‘ini ijazah saya.’ Selesai itu saya yakin,” tandas Jusuf Kalla.
[VIDEO]







we must detok witok not detok…