Saya nda habis pikir dengan mereka yang memuja-muja Saudi yang memborbardir Yaman

✍️Ismail Amin

Saya nda habis pikir dengan mereka yang memuja-muja Saudi saat ini yang sedang memborbardir Yaman….

Asal tahu saja, Yaman saat ini diserang oleh 10 negara termasuk di dalamnya AS dan Israel dan coba jelaskan kepentingan apa yang sedang diperjuangkan ketika ada AS dan Israel di dalamnya?

Dan coba jelaskan juga, negara-negara Teluk bisa bersatu menyerang Yaman tapi mengapa tidak bisa bersatu menyerang Israel untuk menghentikan genosida di Gaza?

Dan apa alasannya Saudi bisa membela rakyat Yaman tapi tidak bisa membela rakyat Gaza? Apa yang membuat Saudi tidak rela membiarkan Yaman sendiri tapi pasrah saja melihat Palestina dibantai?

Kalau terus bernostalgia dengan masa lalu, bahwa dulu negara-negara Arab bersatu serang Israel, mengapa sekarang tidak lagi? Apa alasannya? Apa karena sekarang Palestina tidak memerlukannya lagi? Sampai kapan perang Arab-Israel terus dijadikan bukti kepedulian Arab pada Gaza sementara sekarang negara-negara Arab malah membiarkan Gaza tanpa pertolongan?

Kalau mengatakan, Saudi peduli kok, bantuan makanan dan donasi masih mengalir ke Gaza? Tapi mengapa untuk Yaman bantuannya bisa dengan melakukan agresi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

24 komentar

    1. bani saud penjajah hijaz…tau ngga loe…mereka arab badui dari najed….tak ada ulama dari sana karena mereka kaum yg tidak didiakan Nabi…

    1. Portal ini sudah jadi corong syiah. Issue Palestina cuma jadi jualan houthi untuk cari dukungan. Kapal Israel & AS mereka biarkan lewat, malah ngincer kapal2 Arab.

  1. sudah waktunya negara negara arab bersatu menumbangan bani saud….mereka menikmati keuntungan duit dari makkah madinah.. bani saud bukan khalifah umat..mereka antek yahudi dan narani…

  2. bani saud penjajah hijaz…tau ngga loe…mereka arab badui dari najed….tak ada ulama dari sana karena mereka kaum yg tidak didoakan Nabi…

  3. Allah ridho kepada para Shahabat dan Shahabat Ridho kepada Allah. Ini yg ditentang oleh agama Syiah, padahal itu isi Al-Qur’an :

    Allah berfirman,

    وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

    Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepadaNya. Allah menyediakan bagi mereka jannah-jannah yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar“. [At Taubah/9:100].

    1. Perang Qadisiyyah (636 M): Pertempuran besar di mana pasukan Muslim dipimpin oleh Sa’d bin Abi Waqqash mengalahkan tentara Persia pimpinan Rustam yang membawa gajah perang. Kemenangan ini membuka jalan menuju ibu kota Persia.

      1. benar ini…mereka saat itu bukan muslim….sekarang malah yg diperangi muslim….syiah dari yaman masih haji ..artinya mereka muslim…
        perang tuh yahudi….

    2. ali dan muawwiyah berperang..ali dan aisyah berperang…kau dipihak mn?
      kenapa dimasa ummayyah setiap kutbah jumat ali dilaknat? apa salah ali?
      kenapa abu hurairah punya dua karung hadist..satu karung takut di sampaikan?

      klo ilmu seujung kuku..usah berkoar koar lah..
      ikut tuh umar ra…membebaskan al aqsa..

  4. mana ada pakaian Nabi seperti bani saud…mn bisa berkuda dan berperang gamis kayak gitu… pakai igal pas rukuk dan sujud igal jatuh jatuh….sadarlah kau ditipu oleh bani saud dan salafy bajingan..

  5. Jatuhnya Al-Madain / Ktesifon (16 H / 637 M): Pasukan Islam berhasil merebut ibu kota Kekaisaran Sasaniyah setelah menyeberangi Sungai Tigris, yang meruntuhkan mental bangsa Persia.

  6. • Perang Nahawannd (642 M): Pertempuran penentu atau dikenal sebagai “Fathu al-Futuh” (kemenangan dari segala kemenangan) yang menghancurkan kekuatan terakhir Dinasti Sasaniyah, Persia.

  7. Dengan terbunuhnya kaisar terakhir Persia, Yazdgerd III, berakhirlah riwayat Kekaisaran Sasaniyah yang telah berkuasa selama empat abad.

    Wilayah Persia resmi berada di bawah naungan pemerintahan Islam di era kekhalifahan Umar bin Khattab.

    Barakallahu fiikum ya Umar bin Khattab. Keberkahan juga untuk Abu Bakar, Utsman dan Ali RA. Umat Islam mengakuinya.

  8. Maka siapakah yang lebih sesat daripada orang yang di dalam hatinya terdapat perasaan dengki terhadap kaum mukminin terbaik dan pemimpin para wali Allah ta’ala setelah para Nabi?

    Bahkan Yahudi dan Nasrani memiliki satu kelebihan di atas mereka.

    Orang Yahudi ditanya, “Siapakah orang-orang terbaik diantara pengikut agama kalian?”
    Mereka menjawab, “Para Sahabat Musa.”

    Orang Nasrani ditanya, “Siapakah orang-orang terbaik diantara pemeluk agama kalian?”. Mereka menjawab, “Para Sahabat ‘Isa.”

    Kaum Rafidhah/Syi’ah ditanya, “Siapakah orang-orang terjelek diantara pengikut agama kalian?”. Mereka menjawab, “Para Sahabat Muhammad!!!”

  9. Shahih Bukhari 2931: Telah bercerita kepada kami [‘Abdullah bin Yusuf] telah bercerita kepada kami [Al LAits] berkata telah bercerita kepadaku [Sa’id Al Maqbariy] dari [bapakmya] dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata: Ketika kami sedang berada di masjid, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar seraya berkata: “Berangkatlah kalian menemui orang-orang Yahudi!” Maka kami keluar hingga ketika sampai di rumah Al Midras, Beliau bersabda: “Masuklah ke dalam Islam maka kalian akan selamat, dan ketahuilah bahwa bumi ini milik Allah dan Rasul-Nya dan aku hendak mengusir kalian dari daerah ini, Maka barangsiapa dari kalian yang memiliki harta hendaklah dia menjualnya. Jika tidak mau, ketahuilah bahwa bumi ini milik Allah dan Rasul-Nya.”

  10. Lihatlah perbuatan orang Syi’ah yang begitu menjijikkan. Mereka sampai menyebut Abu Bakar dan Umar -kholifah pertama dan kedua umat ini- dengan Al Jibtu dan Ath Thogut (nama berhala). Bahkan hal ini mereka sebut dalam do’a-do’a mereka. Bunyi do’a mereka adalah

    “Ya Allah limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan kutuklah dua berhala, dua sesembahan, dua tukang sihir Quraisy, dan kedua anak wanita mereka berdua …”.

    Yang mereka maksud dengan dua berhala adalah Abu Bakar dan Umar. Sedangkan yang dimaksud dengan kedua anak wanita adalah Ummul Mukminin ‘Aisyah dan Ummul Mukminin Hafshoh. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kita untuk mencela para sahabat. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    لاَ تَسُبُّوا أَصْحَابِى ، فَلَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلاَ نَصِيفَهُ

    “Janganlah mencela sahabatku. Seandainya salah seorang di antara kalian menginfakkan emas seberat gunung Uhud, maka sungguh kalian tidak akan menyamai infak mereka sebesar satu mud (seukuran dua telapak tangan) bahkan tidak akan menyamai separuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)