Roy Suryo, pakar telematika dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menegaskan tetap pada keyakinannya bahwa ijazah Joko Widodo 99,9% palsu.
Pernyataan itu disampaikannya meski Polda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk dua tersangka lain dalam kasus yang sama, yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
SP3 dikeluarkan setelah Eggi dan Damai melakukan pertemuan dengan Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (8/1/2026).
Menanggapi hal itu, Roy mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menegakkan amanah yang diterima dari rakyat.
“Jadi kita harus membuktikan ya kepalsuan 99%,” ujar Roy, dikutip dari YouTube SindoNews, Sabtu (17/1/2026).
Roy mengibaratkan pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi seperti bertemu Firaun.
Sindiran pedas itu mengacu pada keluarnya SP3 bagi Eggi dan Damai setelah pertemuan tersebut.
“Nah, ini yang menarik. Kenapa ketemu dengan Firaun bisa terbit SP3? Itu makanya kami tertawa. Jadi tidak mungkin SP3 itu muncul tanpa ada sesuatu yang terjadi,” kata Roy.
Meski SP3 telah diterbitkan, Roy menegaskan hal itu tidak memengaruhi semangatnya di kasus ijazah Jokowi.
Di podcast MADILOG Forum Keadilan TV (16/1/2026), Roy Suryo mengungkap dirinya mendapat pesan WA dari Eggi Sudjana yang memberi pesan kepada Roy Suryo “Selamat berjuang Bro”.
Roy Suryo menyebut pernyataan Eggi ini seperti pernyataan Bani Israel, saat diajak perang oleh Nabi Musa, tapi mereka ogah berperang dan mengatakan kepada Nabi Musa “silahkan berperang, kami duduk-duduk disini saja”.
SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO DIBAWAH…
[VIDEO]







Komentar