Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, yang selama ini dikenal sangat vokal mengkritik penguasa, mengungkap sejumlah kejadian dan peristiwa yang menurut keyakinannya dia menjadi target.
“Pernah ada mobil Bareskrim parkir di halaman rumah saya. Bukan di halamannya, persisnya mepet pagar rumah saya. Dan ketika ditanya istri saya, dalihnya ada kegiatan di KFC.
Padahal yang namanya KFC itu lebar sekali halaman parkirnya. Kok parkir di tempat saya yang 600 meter dari KFC dan agak masuk sedikit. Bagi saya agak aneh itu.
Dua kali saya kemudian ketika melaju malam-malam, ada mobil di depan saya yang jalannya pelan sekali. Saya bilang sama staf saya yang kebetulan nyopir, saya bilang jangan diklakson, jangan didahului, diamkan saja, dia pelan sekali. Ya, saya ikuti saja. Ketika orang itu kemudian belok ke kanan, kita pilih belok ke kiri.
Karena saya paham, kalau misalnya teror itu dikenakan pada street justice (jalanan) misalnya ya, atau perkelahian jalanan, saya khawatir ketika kita klakson, dia kemudian stop dan punya alasan untuk marah. Lalu kemudian macam-macam lah.
Please pihak penegak hukum, bahwa kita semua adalah warga negara, punya kedudukan hukum yang sama, jangan diperlakukan begitu lah…”
[VIDEO]







Komentar