Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan telah memverifikasi akun pribadinya di platform media sosial X, yang dimiliki oleh miliarder teknologi Elon Musk.
Akun tersebut menggunakan nama pengguna @Rahbarenghelab_ dan kini memiliki tanda centang biru, yang menunjukkan bahwa akun tersebut telah terverifikasi sebagai pengguna layanan premium di platform tersebut.
Setelah akun itu aktif, Mojtaba Khamenei langsung memposting sejumlah pernyataan terkait perang yang sedang berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Dalam beberapa unggahannya, ia menyinggung strategi Iran menghadapi konflik tersebut.
Dalam salah satu unggahannya, Khamenei menyatakan bahwa rakyat Iran menginginkan pertahanan yang kuat terhadap serangan musuh.
Ia juga menyinggung pentingnya tekanan terhadap jalur energi global melalui Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi pengiriman minyak dunia.
Selain itu, Khamenei juga menyerukan kepada negara-negara di Timur Tengah untuk menjelaskan sikap mereka dalam konflik ini. Ia bahkan meminta negara yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat agar menutup fasilitas tersebut.
Khamenei juga menegaskan bahwa Iran tidak akan melupakan para korban yang tewas dalam konflik tersebut.
“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan meninggalkan pembalasan atas darah para martir,” tulisnya dalam salah satu unggahan di akun tersebut.
Menggantikan Ayahnya yang Tewas
Mojtaba Khamenei baru saja ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan pada hari pertama perang pada 28 Februari lalu.
Penunjukan tersebut menjadikan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi ketiga Republik Islam Iran sejak revolusi tahun 1979.






