Obama: Iran tidak punya senjata nuklir, perang Trump terhadap Iran malah merugikan AS, harga-harga naik

Mantan Presiden AS Barack Obama dalam pidato kampanyenya untuk mendukung kandidat Partai Demokrat di Cleveland pada 24 Oktober 2026 melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan Donald Trump terkait eskalasi konflik militer terbuka antara Amerika Serikat dan Iran yang pecah sejak Februari 2026.

Obama menyalahkan Trump atas terjadinya perang Iran yang mengakibatkan lonjakan harga-harga, dari harga BBM hingga kebutuhan pokok yang diderita rakyat Amerika. Belum lagi prajurit AS yang tewas dan luka-luka dalam perang Iran.

Berikut pidato Obama (video dibawah):

“Mari kita bahas soal perang dengan Iran ini. Ini adalah topik yang cukup saya pahami. Dia (TRUMP) memutuskan untuk memulai perang yang tidak perlu—perang yang tidak diminta oleh siapa pun dan tidak dipilih oleh siapa pun.

Alasan awalnya adalah kita akan masuk ke sana dan membuat mereka menghentikan program nuklir serta senjata nuklir mereka. Faktanya, Iran tidak memiliki senjata nuklir karena saya (saat menjadi Presiden) telah menyusun sebuah kesepakatan yang diakui semua pihak (JCPOA/kesepakatan soal nuklir Iran tahun 2015) berhasil mencegah mereka mendapatkan senjata nuklir—dan saya bahkan tidak perlu meluncurkan satu rudal pun, cukup dengan melakukan diplomasi. Dia (TRUMP) justru menarik diri dari kesepakatan itu dan memulai perang ini.

Tujuh bulan berselang setelah AS melancarkan perang terhadap Iran pada Februari 2026 —enam bulan setelah mereka (TRUMP) mengklaim kemenangan (ingat, mereka sempat bilang ini adalah perang terbaik yang pernah ada dan semuanya berjalan lancar)— bagaimana kondisi perang itu sekarang? apa hasilnya? (ini hasilnya):

  • Sekutu kita (negara-negara Teluk) dan pangkalan-pangkalan kita telah diserang.
  • Orang Amerika telah tewas.
  • Ratusan orang Amerika terluka.
  • Persediaan rudal kita telah terkuras.
  • Dan kini, Iran memegang kendali penuh atas selat (Hormuz) tempat minyak disalurkan ke pasar dunia.

Inilah alasan mengapa harga minyak naik. Tidak ada yang membantah hal itu. Inilah alasan mengapa harga bahan bakar diesel naik.

Inilah alasan mengapa harga hampir semua barang ikut naik.

Sementara itu, Menteri Pertahanan kita (Pete Hegseth) justru sibuk memikirkan hal-hal lain… Dia justru sangat fokus pada hal-hal “penting” seperti bentuk rahang dan kadar testosteron para prajurit kita, karena menurutnya, begitulah cara menumbuhkan jiwa prajurit yang jantan. Kira-kira berapa banyak waktu yang dihabiskan Menteri Pertahanan ini untuk bercermin di pagi hari? Maksud saya, jelas sekali dia sibuk menata rambutnya, karena katanya begitulah penampilan seorang prajurit.

Mereka ini (para pejabat yang sedang memerintah AS) bukan orang-orang yang serius. Mereka sama sekali tidak serius. Dan masalahnya, pada akhirnya kitalah yang harus menanggung akibat dari ketidakseriusan mereka.”

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar