Koalisi militer Arab Saudi telah meluncurkan operasi udara besar-besaran bernama “Operasi Fajar Yaman” (Dawn of Yemen) dengan mengerahkan 100 jet tempur untuk menggempur kelompok Houthi di Yaman.
Serangan udara masif yang berlangsung sepanjang waktu ini diumumkan oleh juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, pada 5 Oktober 2026.
Dalam operasi melawan Houthi ini, Amerika Serikat memberikan dukungan militer, termasuk pengisian bahan bakar di udara untuk patroli udara defensif, kepada Arab Saudi selama operasi ofensifnya melawan kelompok Houthi, sebagaimana dilaporkan oleh The New York Times, Al-Jazeera, dll.
Cakupan Bantuan AS:
- Pengisian Bahan Bakar di Udara: Militer AS menyediakan pasokan bahan bakar di udara bagi pesawat tempur Saudi yang melakukan patroli defensif.
- Konfirmasi Resmi: Pejabat Amerika saat ini maupun mantan pejabat mengonfirmasi adanya bantuan ini saat membahas kampanye militer tersebut.
- Keterlibatan Terbatas: Washington terutama berfokus pada bantuan yang bersifat defensif dan logistik, alih-alih memimpin operasi tempur secara langsung.







nanti si botak Putin dan si sipit Xie jin ping kami berada dibelakang Iran d houthi wkwk sesama budak kafir jangan saling mendahului!!! anjing anjing kafir sedang menggonggong!!!
kalo negara lemah ada yg bantu ya bagus tong..
ini negara kuat malah minta bantuan mikirrr
terwo si af dran-drun sama Ali B ngumpet
uni soviet negara pertama yg dukung kemerdekaan israel, rusia adalah org terbanyak yg ada di israel, rusia dan israel sahabat dalam selimut
beritakan jugadong si bolshevik rusia pembantai ahlusunnah suriah dan chechnya yg support iran
muncul deh fans Saudi dengan komennya yang stabil gitu2 aja! 🤣