NasDem Digerogoti PSI

Setelah mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menyebrang ke PSI, kini giliran pentolan NasDem Rusdi Masse Mappasessu mundur dari Partai NasDem gabung ke PSI.

Rusdi Masse Mappasessu bukan orang sembarangan, saat ini dia menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan.

Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, membenarkan bahwa Wakil Ketua Komisi III DPR, Rusdi Masse Mappasessu, telah resmi mengundurkan diri dari Partai Nasdem terhitung sejak awal Januari 2026.

“Benar, surat sudah di DPP,” ungkap Sahroni kepada wartawan, Minggu, 25 Januari 2026.

Menurut Sahroni, pengunduran diri Rusdi Masse juga berarti ia secara otomatis mundur dari keanggotaan dan jabatannya di DPR.

Namun, informasi lebih lanjut mengenai pengunduran diri Rusdi dari Nasdem akan diumumkan oleh DPP di kemudian hari.

“Mekanisme itu DPP yang punya keputusan,” ujarnya.

Sahroni juga merespons perihal isu yang beredar bahwa Rusdi Masse akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Dugaaan saya demikian,” tukasnya.

Partai NasDem telah menunjuk Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Selatan (Sulsel) baru untuk menggantikan Rusdi Masse Mappasessu yang mundur dari NasDem.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa mengatakan, posisi Ketua DPW Nasdem Sulsel kini diisi oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Saharuddin Arif, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW Nasdem Sulsel.

“Kita sudah ganti, Ketua DPW sudah ada yang baru,” kata Saan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Mundurnya Rusdi Masse Mappasessu dari Partai Nasdem dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI menuai spekulasi politik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai ada sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi Rusdi Masse. Salah satunya, kata dia, faktor kawan seperjuangan.

“Sepertinya karena faktor kawan seperjuangan. Setelah Ahamd Ali hengkang ke NasDem login ke PSI, banyak pihak yang memprediksi bahwa pengurus NasDem yang dinilai kawan seperjuangan dengan Ahmad Ali bakal pindah ke PSI. Bestari Barus, contoh nyata, dan bahkan jika betul Rusdi Masse ke PSI juga makin mempertebal bahwa kawan-kawan seperjuangan Ahmad Ali ke PSI,” kata Adi Prayitno saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026), dilansir detikcom.

Pengamat Politik, Arifki Chaniago menilai perpindahan Rusdi Masse bukan sekadar fenomena migrasi biasa, tetapi juga cerminan dari pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Sebab, perindahan kader potensial Nasdem ke PSI tentu sulit dilakukan oleh partai kecil tanpa dukungan figur mantan presiden.

“Ini seperti jalan pintas yang sah secara politik. Partai kecil biasanya harus berjuang lama untuk mendapatkan pengakuan, tetapi ketika langsung ditopang mantan presiden, posisi tawarnya otomatis naik. Itu pilihan yang realistis, bukan spekulatif,” kata Arifki kepada wartawan, Senin, 26 Januari 2026.

Komentar