Mereka kembali!!
Mereka siap membangun rumah2nya. Melanjutkan kehidupan.
Bayi2 akan lahir di sana. Anak2 akan berlarian di jalanan.
Sekolah2 kembali buka.
Fasilitas publik kembali berfungsi.
Makanan dan minuman kembali tersedia.
Hancur lebur tanah mereka.
Seolah kalah telak?
NOOOOO!
Sungguh mereka memenangkan miliaran hati penduduk planet Bumi.
Negara2 Eropa mengakui Negara Palestina!
Mata dan hati mulai terbuka.
Propaganda 7 Oktober sia-sia.
Dunia tahu siapa penjajah sebenarnya.
Kota2 mereka jadi puing.
Seolah kalah telak?
Tidak, Kawan.
Siapa sekarang yang diusir dari restoran2 di negara lain?
Siapa sekarang yang diteriaki bahkan dalam pertandingan olahraga?
Siapa sekarang yg harus pakai paspor ke-2 utk keluar negeri?
Aduh, kamu tidak bisa melihat fakta2 ini.
Penduduk Palestina telah memenangkan perkara yang penting sekali.
Perjuangan mereka akhirnya dipahami
Di Amerika Serikat lihatlah, my friend.
Di negara gembong teroris pembela israel,
Gen Z, 60% anak muda AS, menurut survei terakhir bahkan mendukung ‘H-a-m-a-s’ dibanding israel. Hanya tersisa generasi2 tua yang semakin kehilangan relevansi.
Lebih2 di belahan dunia lain. China, Eropa, Asia, Afrika, Amerika Latin
Propaganda kalian tdk laku lagi.
Generasi berikutnya tdk bisa ditipu
Dan mereka tidak mabok agama seperti kamu.
Mereka kembali!!
Dan saat penduduk ini kembali,
Itu artinya, ribuan kamera2 akan merekam
Video2 akan dibuat
Film2, serial2 yang menceritakan keteguhan mereka akan diproduksi
Wah wah, kamu bisa melawan realitas ini?
Facebook, Instagram tentu bisa habis2an memblokir
X juga bisa ikuta2n memblokir
Tapi kamu tdk bisa membungkam suara2
Sungguh menakjubkan menyaksikan penduduk Palestina
Mereka tidak pergi
Mereka berbondong2 kembali
Seperti umat Nabi Musa yang berbondong2 menyeberangi laut terbelah
Dan sungguh, merekalah pewaris kode genetik umat itu
Zionis? Duh aduh, orang2 ini hanyalah pengungsi dari Eropa
Yang merampok tanah dari penduduk setempat
Benar2 merampok, mengusir orang yg lahir di atas tanah itu
Sambil halu bilang tentang tanah terjanjikan
“Itu tanah kami, 3000 tahun lalu sudah dijanjikan utk kami!”
Dan si mabok agama malah terpukau membelanya.
(By Tere Liye)







Komentar