✍🏻Jonru Ginting
“Memahami Prabowo Lebih Sulit ketimbang Memahami Jokowi”
Ya, setidaknya itulah kesimpulan saya hari ini.
Sejujurnya, memahami Jokowi itu sangat mudah. Begitu Anda tahu siapa dirinya yang asli, maka semua perbuatan dan ucapannya pun dengan sangat mudah Anda pahami ke mana arahnya. Just that simple.
Tapi memahami Prabowo itu sangatlah sulit.
Ketika dulu dia menjadi Menteri Pertahanan, saya sempat berpikir bahwa itu merupakan bagian dari strategi jendral.
Lalu ketika beliau sibuk membela dan memuji-muji Jokowi, saya tiba-tiba heran. Apakah beliau benar-benar membela, atau sedang berpura-pura?
Ketika beliau nyapres bersama Gibran, apalagi ketika melihat “aksi” beliau saat kampanye dan debat capres, saya tiba-tiba kehilangan simpati pada beliau.
Lalu ketika beliau terpilih jadi presiden, banyak orang – termasuk saya – yang kasihan pada beliau. Karena beliau sepertinya sedang tersandera.
Tapi setelah itu, tiba-tiba beliau berteriak, “Hidup Jokowi!” membuat rasa kasihan tersebut pun berubah jadi heran plus bingung.
Dan yang terbaru: Setiap kali ada orang yang mengkritik pemerintah, beliau selalu berkata, “Hai… antek-antek asing!!!”
Eh tiba-tiba beliau gabung dengan board of peace, dan menyumbang 17 triliun ke sana. Membuat banyak orang yang berkata bahwa beliau adalah “antek asing” yang sebenarnya.
Itu kata netizen lho ya, bukan kata saya hehehe….
Jadi, saya benar-benar merasa heran dan bingung dalam memahami presiden kita yang satu ini.
Atau mungkin karena saya yang terlalu bodoh untuk memahami karakter seorang politikus yang punya banyak bisnis?
Hm… Kalau menurut kamu sendiri gimana?







Komentar