Logika Sesat Rocky Gerung

Pernyataan Rocky Gerung bahwa “tidak memilih program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekarang akan membuat anak mengalami stunting 15 tahun mendatang” merupakan bentuk cacat logika (logical fallacy) berupa penyederhanaan ekstrem (oversimplification) dan kesalahan hubungan sebab-akibat (causal fallacy).

Uraian berikut menjelaskan mengapa pernyataan tersebut mengalami lompatan penalaran:

Analisis Cacat Logika (Logical Fallacy)

  • Lompatan Kausalitas (False Causality): Mengubah korelasi antara pentingnya gizi dan pertumbuhan anak menjadi klaim mutlak bahwa menolak satu program pemerintah otomatis menyebabkan stunting.
  • Lereng Licin (Slippery Slope): Mengasumsikan skenario terburuk secara berlebihan tanpa memperhitungkan variabel lain yang ikut memengaruhi kesehatan anak.
  • Penyederhanaan Masalah (Oversimplification): Mereduksi kompleksitas kesehatan publik, ekonomi keluarga, dan pola asuh ke dalam satu pilihan kebijakan tunggal.

Fakta Medis Mengenai Stunting

  • Masa Kritis 1000 HPK: Secara medis, penentuan dan pencegahan stunting terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—yakni sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.
  • Bukan Usia Remaja atau 15 Tahun ke Depan: Kondisi stunting tidak baru muncul atau ditentukan pada usia belasan tahun (15 tahun kemudian) hanya karena persoalan menu makanan di sekolah. Anak usia sekolah dasar atau remaja yang tidak mendapat program MBG hari ini tidak serta-merta menjadi stunting karena fase tumbuh kembang kritisnya sudah terlewati.

Retorika Politik vs Penalaran Ilmiah

Sebagaimana dibahas dalam ulasan Lompatan Logika MBG, klaim deterministik semacam ini lebih bersifat retorika penakut ketimbang argumen yang ditopang oleh pembuktian ilmiah yang akurat.

Kesimpulannya:

Akal sehat Rocky Gerung sudah tidak dipakai. Akhirnya jadi dungu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

23 komentar

  1. org2 akal sehat mulai sadar, taubat dan merapat ke kebenaran, masya Allah, kebenaran memang akan selalu mencari jalannya sendiri, kecuali bagi yg sombong nah itu sulit melihat kebenaran dan fakta

  2. Sekarang ilmu filsafat nya sudah ga dipakai lagi karena dia tahu itu kebenaran pasti dan tidak bisa diplintir jadi sesat jadilah sekarang pakai ilmu full sesat full jilat.

  3. kebenaran dan fakta mbg meracuni
    kebenaran dan fakta rupiah terpuruk
    kebenaran dan fakta IHSG anjlok
    kebenaran dan fakta investor kabur
    kebenaran dan fakta nir akhlak
    kebenaran dan fakta ugal ugalan
    kebenaran dan fakta antek asing
    kebenaran dan fakta pro Zionis
    kebenaran dan fakta 10+6=17
    kebenaran dan fakta upah pengupas bawang 700.000
    kebenaran dan fakta keuntungan pengusaha giling padi 1T
    kebenaran dan fakta petani jalan jalan ke luar negeri
    kebenaran dan fakta para pakar guoblog
    kebenaran dan fakta londo ireng
    kebenaran dan fakta ga pernah sholat
    kebenaran dan fakta senang bakar hutan

  4. segoblok goblognya orang jika ia memilih, mendukung dan membela orang guoblok jadi pemimpin. iblis yg sesat msh bisa mengajarkan kebenaran walaupun tujuannya menyesatkan.

  5. Bagi Orang2 yg masih mempunyai idealisme dan Harapan , RG is no-one now, dia bukan siapa2 sekarang. apapun yang dia omongkan is nothing now. shame on u roki.

  6. Kita kehilangan satu orang yang berAKAL SEHAT.
    Omongannya tidak akan didengar lagi. AKALnya sudah tidak lagi dyakini sehat, karena sudah terserang VIRUS KEBODOHAN penguasa. Ia seperti HIV, tak tersembuhkan. Penderitanya akan dikucilkan.

  7. mbg yang berkualita YANG TEPAT SASARAN… ke ibu hamil, balita… tentu akan menghindarkan generasi penerus negeri ke depan bebas dari stunting.