Licin sekali permainan kalian, Kawan

“Sudah mundur 31 Desember.” Kata elit Gerindra.
“Sy yang mengajukan dia jadi deputi Gubernur.” Kata Gubernur BI.
Tinggal DPR yg menyetujui dgn cepat.
Ketuk palu. Sempurna sudah, seseorang yg baru muncul hitungan jari, menduduki posisi2 penting di negeri ini.

Licin sekali.

Jadi terserah kalian sajalah.

Di Indonesia itu sistem merit cuma ilusi. Pejabat2 yg tdk nyambung latar belakang pendidikannya, tdk jelas pengalaman kerjanya, dgn mudah mengangkangi jabatan2 strategis. Sementara posisi receh paling bawah, di test habis2an. Harus punya SKCK, harus tembus passing grade, ditempatkan nun jauh di manalah. Tapi lucunya, yg bawah2 ini mau kok disuruh2, bahkan ada yg membungkuk2 ketemu atasan hasil nepotisme.

20 tahun Indonesia itu stuck. Begini2 saja. Nilai rupiah tiada harganya, pendapatan per kapita rendah dibanding negara sebelah, sementara utang meroket 3x lebih. Upah ril buruh begitu2 saja. Kualitas pendidikan, biaya sekolah kuliah meroket, ranking kampus2 terjun bebas, kualitas layanan kesehatan, berobat mahal, orang2 yg mampu kabur berobat ke Malaysia.

Jangan tanya soal lingkungan hidup. Hutan hancur lebur, polusi udara dimana2, di sini tuh, orang bebas saja bahkan menyebar racun di udara, pesta pora mengirim polusi di sekitarnya, di sungai2.

*Tere Liye

Komentar