
RATUSAN siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kudus mengalami keracunan setelah menyantap hidangan makan bergizi gratis atau MBG pada Kamis, 29 Januari 2026.
Program bagi-bagi makanan tersebut merupakan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah siswa yang mengalami keracunan dirawat di beberapa rumah sakit di Kudus.
“Yang masuk (rumah sakit) data terbaru 112 siswa,” kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melalui pesan singkat pada Kamis.
Dia menyebutkan, jumlah siswa yang merasakan gejala keracunan berkali-kali lipat dibanding yang kini dirawat di rumah sakit.
“Yang merasakan ada 450 siswa,” sebut dia.
Menurut dia, berbagai pihak sedang bekerja sama menangani peristiwa keracunan masal tersebut.
“Kami tangani bersama Polri dan TNI, relawan, Dinkes, RSUD dan RS swasta bareng-barang,” tuturnya.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membuka hoteline untuk menampung aduan persoalan MBG. Laporan bisa dilayangkan melalui nomor 0811-2622-000.
Aduan yang masuk akan diteruskan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. “SPPG yang membandel kami beri peringatan dan kami informasikan kepada BGN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar.







Komentar