Kayak si gibran..

Shoebill: Si Burung yang Mukanya Selalu Nampak Kecewa

Burung ini kelihatan seperti sedang mempertanyakan hidup 24 jam sehari. Tatapan kosong, kepala besar, dan paruh yang bentuknya kayak sepatu kayu nenek-nenek Belanda—itulah Shoebill, penghuni rawa-rawa Afrika Timur yang terkenal dengan resting annoyed face-nya.

Paruhnya itu gede banget, bisa sampai 24 cm panjangnya! Dan bukan cuma buat gaya—itu senjatanya buat nangkep mangsa yang nggak main-main: ikan besar, katak, kadang bayi buaya juga lewat. Jadi jangan tertipu tampangnya yang kayak galau abadi, Shoebill ini predator serius.

Cara dia berburu pun unik: diam total, nggak gerak sedikit pun. Dia berdiri di lumpur kayak patung selama berjam-jam, nunggu mangsanya lewat. Pas waktunya tiba—BYAR!—langsung sergap dengan kecepatan tinggi.

Kadang, kalau kamu berdiri di dekatnya, dia juga bakal diam menatap balik… lama banget… kayak lagi nge-hack jiwamu.

Dan suara Shoebill? Bukan kicauan indah, tapi suara kayak mesin diesel mogok atau orang ngetok bambu—disebut bill-clattering. Itu cara mereka menyapa atau menunjukkan emosi, walau wajahnya tetap flat kayak dosen pas ngasih nilai C+.

Yang bikin makin keren: Shoebill ini termasuk burung langka, hidup di daerah rawa-rawa Sudan Selatan, Uganda, sampai Zambia. Mereka butuh habitat yang tenang, jadi kalau rawa-rawanya rusak, ya populasi mereka ikut menurun. Saat ini statusnya “Rentan” menurut IUCN.

Oh iya, satu lagi fakta lucu: Shoebill nggak suka banyak interaksi sosial. Mereka penyendiri sejati. Bahkan waktu kawin pun, setelah urusan selesai, mereka kayak, “Oke, makasih ya. Aku cabut dulu.”

(fb Cleewon Zuu)

Komentar