“Kapolri diganti, Genk Solo game over”

“Kapolri diganti, Genk Solo game over” demikian sentilan netizen X menanggapi berita penggantian Kapolri yang lagi ramai hari ini, yang terkesan mendadak dan bersamaan dengan proses gugatan ijazah SMA Gibran di MK yang diajukan Denny Indrayana yang masih bergulir dan bisa berujung pada pemakzulan Gibran sebagai Wapres.

Seperti diberitakan, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), resmi diajukan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pengajuan ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang dikirimkan kepada pimpinan DPR RI. Berdasarkan laporan Kompas, penunjukan ini menempatkan perwira tinggi berlatar belakang reserse tersebut untuk memimpin Korps Bhayangkara.

Komjen Suyudi hari ini Kamis (1/10/2026) sudah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang telah menduduki jabatan Kapolri sejak 2021.

Komisi III DPR secara aklamasi menyetujui penunjukan tersebut untuk disahkan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat.

Tahap Selanjutnya: Setelah mendapatkan persetujuan dari DPR dalam rapat paripurna, proses berikutnya adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta jadwal resmi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

    Konteks “Geng Solo”: Label “Geng Solo” sering digunakan oleh media dan pengamat untuk merujuk pada sejumlah perwira tinggi TNI-Polri yang pernah bertugas di Surakarta saat Joko Widodo menjabat sebagai Wali Kota. Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolres Solo (Kapolresta Surakarta) pada tahun 2011, ketika Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. “Geg Solo” juga kerap diartikan pejabat-pejabat yang diduga “melindungi” Jokowi family.

    Sebelumnya desakan pergantian Kapolri dari beberapa pihak mencuat dengan alasan penyegaran organisasi karena masa jabatan Listyo Sigit yang sudah cukup lama (sejak Januari 2021) serta bagian dari konsolidasi politik pemerintahan baru.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    12 komentar

    1. luar biasa ni orang… hartanya cuma 5M
      hartanya cuma 2 rumah di Jaksel dengan luas tanah 170m²
      cuma punya motor Yamaha dan mini Cooper 22
      duitnya 750jt

      mudah mudahan baik nih orang

      aku puji mantap Prabowo

      lanjut keputusan yang lain wo…

      1. ya ALLAHu RABBY, 5 M cuman di bilang cuma, kalau nabung itu, berarti selama 20 thn istikomah nabung tiap bulan 20,8 jta tanpa terlewati, secara gaji sdh di atas 70 jt itu

        1. bg sekelas jendral polisi kalo 5M itu orang berarti gak mau maen dia. reserse sama wakapolda metro jaya sampai ketua BNN… kalo dia mau bisa 50…75…100M
          hartanya

          itu 5M bukan duit… tapi harta

          2 rumah luas tanah 170m² di Jaksel sudah 4,5M… berarti rumah di pinggiran Jaksel itu

          uangnya 750jt

          baca yang teliti bg

    2. Hidup Genk Oslo , masih tetap sakti mandraguna. Bos parcok cuma pindah kursi , jendral Baliho dan Bahlul juga. Tio Caravan juga masih tetap. Malah nambah Fadil Mehmod. 😂😂😂😂😂