✍🏻Hasyim Muhammad
Presiden Prabowo sering menanggapi kritikan tentang MBG dengan menganggap bahwa yang tak setuju MBG adalah orang-orang pintar yang sinis dan ia anggap tidak peduli ke gizi anak Indonesia.
Padahal tidak setuju dengan MBG itu logika sederhana. Bahkan pelajar sendiri bisa melihat kejanggalan dari program MBG. Dia bisa merasakan ada salah prioritas di situ.
Jika mau bantu anak yang kurang gizi, saya setuju. Tapi jelas itu tidak berarti semua pelajar mendapatkan makan gratis. Secara prioritas, kebutuhan lain di dunia pendidikan masih banyak yang diperlukan, salah satunya terkait kesejahteraan guru swasta di daerah.
Come on Pak Prabowo, jangan menjaga gengsi Anda jika memang dirasa MBG perlu direvisi total.
KHUSUSKAN MBG KE YANG MEMANG MEMBUTUHKAN SAJA, dan alihkan sisanya kepada hal lain di dunia pendidikan yang juga sangat diperlukan, termasuk kesejahteraan guru swasta di daerah.







af : kadrun lu …yemn lu…
buzzer sampah diam aja elo. di bayar berapa sih ?
mbg diserang habis2an sama bsh, kita lihat siapa yg bakal ketawa diakhir