
“Do not forget that Arsenal hastily sacked its 22-year kit man Mark Bonnick simply because he spoke out against children being killed in Gaza.”
Jangan lupa bahwa Arsenal dengan tergesa-gesa memecat manajer perlengkapan timnya yang telah bekerja selama 22 tahun, Mark Bonnick, hanya karena dia berbicara menentang pembunuhan anak-anak di Gaza.
(@ultras_antifaa)

Kasus pemecatan Mark Bonnick, yang telah bekerja sebagai manajer perlengkapan (kit man) Arsenal selama 22 tahun, memang memicu kontroversi besar dan tindakan hukum.
Berikut adalah poin-poin utama terkait situasi tersebut:
- Alasan Pemecatan: Arsenal memecat Bonnick pada 24 Desember 2024 dengan alasan pelanggaran berat (gross misconduct). Pihak klub menyatakan bahwa postingan media sosialnya di platform X (dahulu Twitter) yang mengkritik tindakan Israel di Gaza bersifat “menghasut dan menyinggung,” sehingga dianggap mencemarkan nama baik klub.
- Isi Konten: Postingan tersebut mencakup pernyataan mengenai “pembersihan etnis,” “supremasi Yahudi,” serta kritik terhadap penolakan Israel untuk membebaskan sandera. Bonnick menegaskan bahwa komentarnya adalah pandangan politik murni sebagai bentuk kemanusiaan terhadap situasi di Gaza.
- Hasil Investigasi Eksternal: Laporan dari Novara Media mengungkapkan bahwa Asosiasi Sepak Bola (FA) telah meninjau postingan tersebut sebelum pemecatan dan menyatakan bahwa Bonnick tidak melanggar aturan FA apa pun. FA menganggap masalah tersebut telah selesai secara internal.
- Gugatan Hukum: Mark Bonnick saat ini sedang mengajukan gugatan terhadap Arsenal di Pengadilan Tenaga Kerja atas dasar pemecatan yang tidak adil dan diskriminasi berdasarkan keyakinan filosofis anti-Zionis. Ia didampingi oleh European Legal Support Center (ELSC).
- Kritik Standar Ganda: Para pendukung Bonnick dan beberapa kelompok suporter mengkritik klub karena dianggap menerapkan standar ganda; mendukung ekspresi politik terkait Ukraina namun menghukum ekspresi solidaritas terhadap Palestina.
Bonnick menyatakan bahwa tujuannya menuntut klub bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk memastikan tidak ada karyawan lain yang dibungkam karena menyuarakan keadilan.







yah itulah non muslim kalo bicara ham mereka standar janda