Iya Tapi Tidak
“(SMI) Bukan mundur, bukan dicopot, Bapak Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, tentunya kita semua paham bahwa beliau memiliki hak prerogatif, maka kemudian atas evaluasi beliau memutuskan untuk melakukan perubahan formasi,” jelas Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Bukan mundur, bukan dicopot. Pilihan kata yang sungguh ajaib. Absurd sih tepatnya. Ini persis kata-kata temannya LBP ketika ditanya, kapan rencana menempati kantor barunya?
“Sudah tapi belum”
Bukan mundur, bukan dicopot. Tapi karena evaluasi atas kebutuhan formasi. Juga hak prerogatif.
Sudah mumet?
Mumet memang kalo terlanjur memperhatikan komunikasi pemerintah. Tidak jelas. Kalo kita memberikan kritik, Prabowo mungkin bisa menerima, tapi Subianto belum tentu.
Mat Dogol
(Sudah makan roti tapi belum sarapan)







Komentar