Itulah kenapa, sekolah gratis jauh lebih penting dibanding makan gratis

Viral Menu MBG Kelapa Muda di Pamekasan, SPPG Sebut 1 Butir untuk 2 Hari

Itulah kenapa, sekolah gratis jauh lebih penting dibanding makan gratis.

Kemarin, saat saya repost video MBG kelapa utuh, ada netizen yang komen:

“Tapi kan tapi kan tapi kan, itu kelapa mahal loh. Bisa 15.000-20.000 per butir. Sudah sesuai dengan anggarannya.”

Komen-komen begini tuh kasihan lihatnya. Itu tuh cermin komen orang yang tidak berpengetahuan luas. Kenapa? Astaga, hanya karena di tempatmu kelapa harganya 15.000 bukan berarti di tempat lain harga kelapa segitu. Kamu mau tahu berapa harga kelapa di Pamekasan tempat dapur ini berada? Hanya Rp 4.000 – Rp 5.000.

Dan kamu luput logika paling penting: Sejak kapan yg punya dapur mau ngasih makanan di atas anggaran per porsi? Duh Rabbi. Yg ada, dapur akan menggencet habis-habisan biaya makanan. Namanya juga bisnis dapur. Menu daging sapi? Itu sih sebulan sekali. Bagi-bagi duit di ompreng? Itu juga strategi pencitraan. Kalau mereka memang mulia sekali, bahkan sejak belum ada MBG, mereka sudah mau bagi-bagi makanan ke anak-anak di sekitar.

Berhentilah kalian menunjukkan komen-komen dangkal begini. Termasuk yg komen, “Kalau MBG dihentikan, gimana jutaan pekerjanya?” Bla bla. Itu tuh dangkal! Kamu sih tdk menyadari di mana dangkalnya. Kamu kira jenis pekerjaan di dunia hanya kerja di dapur MBG? Jutaan pekerja dapur itu cuma dapat upilnya, sementara yg pesta pora dapat dagingnya siapa? Pemilik dapur. 300 triliun duit rakyat jadi bancakan!

Kelapa muda harga Rp 4000 – Rp 5.000 di Pamekasan, itu pun kalau beli satuan. Silahkan hitung sendiri berapa cuannya.

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *