✍🏻Tere Liye
Salah-satu yang saya males banget lihat pejabat-pejabat itu adalah seperti Menkeu ini.
Dia sih merasa paling ekonom. PhD ekonomi gitu loh, dan menganggap ekonom-ekonom lain ecek-ecek. Tidak level. Tapi dia luput, semua ilmu ekonomi dia bisa kalah dengan perintah atasan. Selesai.
Di video ini dia jelas mengaku tidak tahu kok BGN sudah beli 20.000 motor listrik untuk MBG. Dia bilang, tahun lalu sudah ditolak itu anggarannya. Wah wah, dia sih tentu tahu sekali secara ekonomi beli motor listrik dari China, untuk MBG itu nggak strategis blas. Entah apa dasar ekonominya.
Tapiiii, sekali atasannya nelepon, “Heh, Purbaya, kau ini jangan banyak tingkah. Itu aku yang nyuruh beli.” Maka Menkeu ini akan berseru, “Siap, Pak!”
Nggak guna lagi PhD-nya. Jarang sekali di negeri ini, pejabat-pejaabat yang memang pintar, kompeten, dan sekali dia tidak sependapat dengan atasannya, dia memilih mundur. 100% sih nurut semua.
[VIDEO]







Ya mereka rebutan jabatan kan pake duit, setidaknya lewat makelar jabatan, makanya kalo salah mereka nggak mau mundur. Beda sekali dg pejabat2 Jepang atau Korea.