Guru bersyukur Nadiem jadi tersangka: Kini terbukti siapa yang dzolim

Iman Zanatul Haeri, guru sejarah dan Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menanggapi penetapan tersangka Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

“Bayangkan, lima tahun, pelajaran sejarah dihapus, kritik merdeka belajar kita dituduh miskonsepsi, laptop kita kritik, kita disebut guru yang tidak mau berubah.

(Nadiem) (usianya) Muda, lulusan LN, pengusaha sukses, pake sneakers, katanya gak mungkin korupsi. Saya sering bilang nasib guru era Nadiem, ya tinggal liat aja nasib Ojol. Kami diperlakukan sama, oleh tiran aplikasi.

Kini terbukti siapa yang dzolim,” ujar Iman Zanatul Haeri di akun media sosialnya di X @zanatul_91

Nadiem Jadi Tersangkap Korupsi Laptop

📰 Breaking News! Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung, Kamis (4/9/2025), dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai sekitar Rp9,9 triliun.

Penyidikan menunjukkan ada pemaksaan penggunaan Chromebook meski uji coba 2019 membuktikan sistem ini tak efektif di banyak daerah.

Di kasus ini, Kejagung menduga telah terjadi korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek, nilai proyeknya Rp 9,9 triliun. Bermula pada 2020, Kemendikbudristek bikin rencana pengadaan bantuan peralatan TIK buat SD, SMP, dan SMA.⁠

Tim pengadaan merekomendasikan pemakaian laptop berbasis Windows. Namun, Kemendikbudristek saat itu menggantinya dengan kajian baru yang memakai Chromebook. Diduga, penggantian spesifikasi itu tak berdasarkan kebutuhan yang sebenarnya. Juga diduga ada persekongkolan atau pemufakatan jahat.⁠

Kasus ini diduga menyebabkan kerugian negara Rp 1,98 triliun.

Komentar