Nugroho Widyotomo merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang terakhir menyandang pangkat Inspektur Jenderal TNI AD. Sosok kelahiran Banjarnegara ini kini melanjutkan kiprahnya di dunia korporasi dengan menduduki jabatan strategis di holding pertambangan milik negara, MIND ID.
Melalui Keputusan Menteri BUMN tertanggal 21 November 2024, Nugroho resmi ditunjuk sebagai Komisaris Independen MIND ID untuk masa jabatan 2024–2029. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi serta Komite Pemantauan Risiko, Nominasi, dan Remunerasi.
Profil Singkat Nugroho Widyotomo
- Nama lengkap: Nugroho Widyotomo
- Tempat, tanggal lahir: Banjarnegara, 8 September 1959
- Pendidikan: Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
- Latar belakang: Militer dan birokrasi negara
Karier Militer hingga Pemerintahan
Nugroho memulai karier militernya setelah lulus dari Akabri pada 1983. Selama berdinas, ia aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan elite, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk pendidikan intelijen strategis, kualifikasi pasukan khusus, hingga pendidikan staf dan komando di Australia serta Lemhannas.
Sejumlah posisi penting pernah ia emban, di antaranya Pangdam II/Sriwijaya, Danpussenif Kodiklat TNI AD, hingga Inspektur Jenderal TNI AD pada periode 2013–2016. Setelah pensiun dari militer, Nugroho melanjutkan pengabdian di sektor pemerintahan sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional RI pada 2016–2019.
Masuk Dunia Korporasi
Langkah Nugroho ke dunia korporasi dimulai secara resmi pada akhir 2024 saat ia bergabung dengan MIND ID sebagai komisaris independen. Peran ini menempatkannya dalam pengawasan tata kelola dan manajemen risiko holding industri pertambangan nasional.
Gaji dan Kompensasi
Mengacu pada Laporan Tahunan MIND ID 2024, Nugroho tercatat menerima total kompensasi sebesar Rp443,3 juta. Nilai tersebut mencakup honorarium, tantiem, THR, tunjangan transportasi, fasilitas kesehatan, hingga asuransi purna jabatan. Besaran ini relatif terbatas karena masa jabatan efektifnya baru dimulai pada November 2024.
Laporan Harta Kekayaan
Dalam laporan LHKPN per 31 Desember 2024, total kekayaan Nugroho Widyotomo tercatat mencapai Rp18,97 miliar. Mayoritas asetnya berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Depok, Bekasi, Bogor, Sleman, Badung, dan Bandung. Ia juga melaporkan kepemilikan beberapa kendaraan pribadi, termasuk Toyota Hilux, Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport, tanpa tercatat memiliki utang.







Komentar